Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian kata serapan yaitu kata yang diserap dari bahasa lain dengan didasarkan pada kaidah bahasa penerima. Oleh sebab itu, bisa dikatakan bahwa pengertian kata serapan, bilamana kata tersebut telah memenuhi kaidah-kaidah bahasa utamanya yaitu bahasa Indonesia.
Dikutif dari Gramedia Blog, pengertian kata serapan, menurut Rohbiah, adalah penyerapan bahasa terjadi karena adanya suatu kontak yang berkelanjutan dalam waktu lama dengan penutur bahasa yang berbeda. Kontak bahasa ini merupakan hubungan kebahasaan yang terjadi antara satu masyarakat bahasa terhadap masyarakat bahasa lainnya.
Penyebab adanya kata serapan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya pola suatu bahasa yang mengambil dari bahasa lain berbeda. Misalnya dalam bahasa Indonesia, munculnya bahasa serapan yang masuk ke dalam bahasa ini selain diakibatkan dari faktor interaksi masyarakat, juga diakui dari faktor pesatnya ilmu pengetahuan dari berbagai bidang dan kehidupan
Unsur serapan berdasarkan prosesnya, dikategorikan ke dalam 3 (tiga) golongan yakni adopsi, adaptasi dan pungutan atau terjemahan. Adopsi merupakan unsur serapan yang dipungut secara utuh, tanpa penyesuaian atau perubahan dengan bahasa penerima. Adaptasi merupakan unsur serapan yang disesuaikan pada ejaan dan lafal Indonesia. Pungutan atau terjemahan, menurut Soedjito (1990), perubahan atau penyesuaian kata-kata asing ini bergantung pada sistem fonologi dan morfologi bahasa Indonesia.
Menurut buku Pedoman Umum Pembentukan Istilah, proses penyerapan suatu kata ke dalam bahasa Indonesia bisa dilakukan bila memenuhi beberapa syarat, di antaranya:
- Istilah serapan yang ditentukan berdasarkan konotasi yang sesuai.
- Istilah serapan yang ditentukan lebih singkat daripada terjemahan bahasa Indonesia.
- Istilah serapan yang ditentukan dapat memudahkan tercapainya kesepakatan bila istilah Indonesia memiliki banyak sekali sinonim.
Proses penyerapan tersebut dapat dilakukan tanpa adanya pengubahan. Dapat pula dilakukan dengan pengubahan berupa penyesuaian ejaan atau lafal. Editor : Nyoman Suarna