Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Konten Kreator Eka Laksmi Raup Cuan dari Kombinasikan Tari Bali dengan Dunia Modern  

Rika Riyanti • Kamis, 11 April 2024 | 14:12 WIB

 

Konten kreator asal Bali Eka Laksmi Dewi.
Konten kreator asal Bali Eka Laksmi Dewi.

BADUNG, BALI EXPRESS - Eka Laksmi Dewi, seorang konten kreator dari Abianbase, Kabupaten Gianyar, Bali menciptakan karya-karya unik.

Eka Laksmi menggabungkan keindahan tari Bali dengan sentuhan modern.

Dengan latar belakang sebagai seorang ibu rumah tangga (IRT), Eka Laksmi telah mengukir nama di dunia digital dengan kreasi-kreasinya yang memukau. 

“Sebenarnya lebih ke content creator sih karena saya di sosial media ini membuat suatu karya, di mana karya tari tradisi yang saya kombinasikan dengan dunia modern seperti sekarang ada musik-musik yang FYP misalnya, itu saya kombinasikan,” tutur Eka Laksmi ditemui di Kerobokan, Badung belum lama ini.

“Saya juga belajar tarian-tarian di luar daerah seperti itu,” sambungnya.

Pandemi Covid-19 membawa perubahan besar dalam hidupnya.

Saat kesempatan kerja menipis, ia melihat peluang di media sosial, khususnya TikTok, untuk mengekspresikan diri dan menarik perhatian pengikut dengan karya yang berbeda. 

“Dari membuat konten ini saya sudah pernah diajak bekerja sama dengan orang Thailand, kebetulan karena melihat FYP TikTok yang saya nari-nari sama anak-anak itu, pernah diajak kerja sama untuk membuat koreografi sebuah iklan. Saya pernah diundang ke Brownies, ke TransTV, dan beberapa acara talkshow,” ungkap perempuan yang lebih dikenal dengan sebutan Echa Laksmi.

Eka juga menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya leluhur, terutama melalui seni tari tradisional.

“Pesannya, jangan malu kita punya warisan leluhur yang harus kita jaga, lestarikan, hmm jangan judge, lebih baik kita cintai, kalau bisa kita pelajari dan kita lestarikan,” tuturnya penuh semangat. 

Kesuksesan di dunia konten kreatif tidak hanya membawa pengakuan, tetapi juga perubahan signifikan dalam kehidupannya.

"Iya, sangat. Sangat mendatangkan cuan di situ. Iya, mengubah kehidupan saya. Dari yang saya benar-benar masih numpang di rumah orang tua, semenjak saya menjadi content creator saya bisa membuat rumah sendiri astungkara dari hasil konten saja,” cerita Eka Laksmi, bangga. 

Eka Laksmi yang mulai serius menggeluti tari sejak usia 16 tahun dan melanjutkan pendidikan tari hingga tingkat sarjana adalah salah satu dari sedikit orang yang mampu menggabungkan kecintaannya pada tradisi dengan kesempatan modern yang ada di era digital saat ini.

Dengan karya-karyanya yang memukau, Eka Laksmi Dewi terus menginspirasi dan menghibur audiens di jagat maya. (*)

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Eka Laksmi #konten kreator