Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sejarah Desa Ambengan di Bali: Berkaitan dengan Tragedi Danau Tamblingan yang Merenggut 1.252 Nyawa

Dian Suryantini • Kamis, 25 Juli 2024 | 20:23 WIB
Tapal batas salah satu dusun di Desa Ambengan
Tapal batas salah satu dusun di Desa Ambengan

BALIEXPRESS.ID - Desa Ambengan, yang terletak di Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, memiliki sejarah yang menarik dan berliku.

Nama Ambengan berasal dari bahasa Bali yang berarti rumput ilalang, menggambarkan kondisi wilayahnya yang sebelumnya dikenal dengan nama Desa Sukadana.

Pada awalnya, Desa Sukadana hanya memiliki satu banjar, yaitu Pebantenan.

Dikutip dari website resmi Desa Ambengan, disebutkan, nama Pebantenan berasal dari kata banten, yang berarti persembahyangan, karena tempat ini merupakan lokasi tertinggi di desa dan sering digunakan untuk upacara keagamaan.

Namun, sejarah Desa Sukadana mengalami perubahan dramatis pada tanggal 22 November 1815, ketika Danau Tamblingan meluap.

Bencana alam ini mengakibatkan 17 desa tenggelam dalam lumpur tebal dan merenggut 1.252 nyawa.

Desa-desa yang terdampak bencana termasuk Kede, Mendala, Tapuk Base, Sambangan, Bangkang, Galiran, Panji, Beratan, Banjar Tengah, Banjar Badung, Bungkulan, Buleleng, Pabean, Sukasada, Banyuning, dan Pebantenan.

Dengan kehancuran Pebantenan akibat luapan air dan lumpur, penduduk yang selamat terpaksa pindah ke bagian timur Desa Sukadana.

 Setelah bencana tersebut, wilayah Sukadana yang subur dan dipenuhi padang ilalang mulai menarik perhatian pedagang dari berbagai daerah Bali.

Para pedagang (pengalu) yang melintasi wilayah ini menyebutnya Ambengan, nama yang akhirnya menggantikan nama Sukadana seiring waktu.

Nama Ambengan semakin dikenal dan menggantikan nama Sukadana dalam penggunaan sehari-hari hingga saat ini.

Dengan demikian, sejarah Desa Ambengan merupakan gabungan dari kejadian alam yang dramatis dan perubahan sosial-ekonomi yang membawa perubahan signifikan pada identitas dan nama desa ini. ***

Editor : I Putu Suyatra
#bali #danau tamblingan #desa ambengan #sejarah #buleleng