BALIEXPRESS.ID - Sejarah mencatat bahwa Majapahit sebagai salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, dan di balik kejayaannya terdapat sosok perempuan tangguh bernama Gayatri Rajapatni.
Gayatri bukan hanya dikenal sebagai permaisuri Raden Wijaya, tetapi juga pemikir brilian yang sering disandingkan dengan Cleopatra, ratu Mesir kuno yang memikat Julius Caesar.
Prof. Paul Drake, dalam bukunya "Gayatri Rajapatni, Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit" (2012), dilansir dari akun Sejarah Cirebon menyebutkan bahwa Gayatri adalah tokoh luar biasa yang kecerdasan dan pengaruhnya mampu menggerakkan arah kerajaan.
Ia tidak hanya mendampingi sang suami dalam membangun fondasi Majapahit, tetapi juga menjadi dalang berbagai peristiwa penting, termasuk perekrutan Mahapatih Gajah Mada yang menjadi sosok kunci dalam mempersatukan Nusantara.
Kecerdasan Gayatri terlihat dalam berbagai strategi politiknya. Ketika Singhasari runtuh akibat serangan Jayakatwang pada 1292, Gayatri menjadi tawanan di Kadiri.
Namun, melalui kelicikan politik Raden Wijaya, ia akhirnya diselamatkan dan kembali memainkan perannya sebagai pemimpin wanita yang disegani.
Peran Gayatri tidak berhenti di situ. Sebagai ibu dari Tribhuwanatunggadewi, ia mendidik putrinya menjadi ratu yang memerintah dengan bijaksana, meneruskan visi besar Majapahit.
Melalui garis keturunannya, Gayatri melahirkan para perempuan hebat seperti Bhre Lasem, Bhre Pajang, hingga Kusumawardhani, yang tercatat dalam Nagarakretagama sebagai pemimpin-pemimpin wanita yang tangkas dan berwibawa.
Gambaran Gayatri sebagai pemimpin wanita yang kuat menjadi inspirasi hingga kini.
Kecerdasannya, keberanian dalam mengambil keputusan besar, dan kemampuannya mengelola konflik menjadikannya simbol bahwa perempuan bisa memainkan peran sentral dalam kepemimpinan.
Seperti Cleopatra yang mendobrak batasan gender di masanya, Gayatri Rajapatni membuktikan bahwa perempuan tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga pemimpin yang mampu mengubah jalannya sejarah.
Sosoknya adalah teladan bagi perempuan modern untuk terus maju dan berkontribusi dalam segala bidang kehidupan.
Editor : Nyoman Suarna