BALIEXPRESS.ID- Lenny Marta Baringbing, Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Tabanan, dulunya bercita-cita menjadi pegawai bank.
Kini, ia malah menjalani profesi sebagai jaksa, jauh dari bayangan masa kecilnya.
Perempuan Batak kelahiran Yogjakarta ini membenarkan bahwa cita-cita awalnya adalah menjadi pegawai bank atau wanita karir.
"Dari kecil, cita-cita saya adalah menjadi pegawai bank atau wanita karir, karena waktu itu pegawai bank di alam pikiran saya yang masih kanak-kanak adalah contoh wanita karir dengan penampilan yang cantik. Selain itu Alm. Papa saya juga selalu mendorong saya untuk menjadi seorang wanita karir," ungkapnya.
Namun, cita-cita masa kecil tersebut berubah seiring waktu. Begitu masuk bangku kuliah, perempuan ada di bawah naungan zodiak Sagitarius ini ternyata mengubah cita-citanya yakni ingin menjadi seorang Notaris, karena saat itu menuntut ilmu di Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sayangnya, keinginan tersebut juga tidak terwujud. Setelah lulus kuliah, Lenny bekerja sebagai HRD di sebuah perusahaan multinasional di Yogyakarta.
Dari situ, ia mencoba peruntungannya mengikuti tes CPNS calon jaksa dan akhirnya lulus pada tahun 2010, dengan penempatan sebagai calon jaksa di Bengkulu Utara.
Sebagai seorang Kasi PB3R, Lenny mengaku pasti mengalami stres, seperti halnya wanita pekerja lainnya.
Untuk mengelola stres, Lenny memiliki cara yang unik. Ia meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas menyenangkan, seperti pergi ke gym, menikmati kopi di tempat yang sedang viral, atau berjalan-jalan sore bersama anjing kesayangannya.
"Stress karena pekerjaan itu pasti ada dan saya alami. Apalagi pekerjaan saya melibatkan tim dan ada target yang harus dipenuhi, jadi pasti ada saat yang kurang menyenangkan," ungkapnya.
Lantas kenapa memilih gym? Penganut healthy life ini mengaku memang suka aktivitas olahraga.
Namun karena waktu yang dimilikinya terbatas, maka olahraga pilihannya adalah gym. (*)
Editor : I Made Mertawan