BALIEXPRESS.ID - Kabupaten Tabanan tak hanya memikat dengan hamparan sawah dan keindahan alamnya, tapi juga menyimpan surga tersembunyi bagi para penggemar mancing.
Berkat garis pantai yang membentang luas, Tabanan menjadi destinasi favorit bagi para pemancing, baik dari Bali maupun luar daerah.
Namun, siapa sangka ada satu atraksi wisata unik yang membuat pengalaman memancing jadi lebih berkesan?
Ocean Fishing Tourism Tabanan menawarkan sensasi memancing langsung di tengah laut dengan menaiki jukung tradisional milik nelayan lokal.
Aktivitas ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga menghadirkan petualangan yang memacu adrenalin!
Awal Mula Ocean Fishing Tourism Tabanan
Menariknya, aktivitas wisata ini ternyata sudah ada sejak tahun 2007.
I Ketut Arsana Yasa, yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Tabanan sekaligus Ketua Paguyuban Nelayan Bali, adalah sosok di balik gagasan brilian ini.
“Awalnya saya ingin mengenalkan spot mancing di Tabanan ke teman-teman yang hobi mancing. Saya pakai jukung sendiri, gratis, asal mereka bisa menikmati,” kenang Arsana.
Dulu, aktivitas ini hanya berjalan saat ada permintaan. Namun, seiring waktu, popularitasnya meroket berkat unggahan para pemancing di media sosial.
Panorama laut Tabanan yang memesona, ditambah sensasi strike ikan besar, membuat banyak orang penasaran dan ingin mencoba sendiri pengalaman ini.
Memuncak saat Pandemi, Kini Jadi Atraksi Internasional
Ketika pandemi melanda, justru aktivitas memancing di tengah laut semakin digandrungi masyarakat pesisir.
“Banyak orang mencari hiburan yang aman, dan memancing di laut jadi pilihan yang tepat. Dari situ, Ocean Fishing Tourism makin berkembang,” ujar Arsana.
Kini, atraksi ini tak hanya diminati oleh penghobi mancing lokal.
Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali juga mulai melirik pengalaman unik ini sebagai salah satu agenda wajib mereka.
Dengan keindahan laut Bali, keramahan para nelayan, dan sensasi memancing langsung di habitat alami ikan, Ocean Fishing Tourism Tabanan menjadi salah satu daya tarik yang memperkaya pesona pariwisata bahari Bali.
Jadi, siapkah kamu menguji ketangguhan di tengah samudera? ***
Editor : I Putu Suyatra