Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sosok I Putu Eka Merthawan, Birokrat Visioner Penuh Inovasi di Kabupaten Badung! Raih Piala Adhigana 2023

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 21 Maret 2025 | 13:07 WIB

I Putu Eka Merthawan
I Putu Eka Merthawan

BALIEXPRESS.ID – Nama I Putu Eka Merthawan semakin mencuri perhatian publik! Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung, Bali, ini dikenal sebagai birokrat penuh inovasi.

Kariernya yang cemerlang membawa dirinya berkeliling di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional.

Salah satu pencapaian luar biasa Eka adalah meraih Piala Adhigana 2023, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) berprestasi.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dibantai Australia 1-5! Ranking FIFA Terancam, Malaysia Siap Salip?

Penghargaan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada 27 Agustus 2024 dan hanya diberikan kepada ASN terbaik dari 11 kategori.

Eka Merthawan sendiri berhasil menyabet gelar Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Terbaik, sebuah pencapaian yang membuktikan dedikasinya dalam menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.

Sederet Inovasi Revolusioner

Tak hanya dikenal sebagai pejabat berprestasi, Eka Merthawan juga merupakan sosok di balik berbagai inovasi yang membawa perubahan besar.

Baca Juga: Komentar Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert setelah Dibantai Australia: Ungkap Satu Kambing Hitam

Saat menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, ia menciptakan Gerakan Berkelanjutan Anti-Sampah Plastik (Gelatik) pada 2011.

Tak berhenti di sana, inovasinya terus berkembang menjadi Gojek Sampah Plastik (Gotik), sebuah program penjemputan sampah plastik dari sumbernya, baik secara individu maupun kolektif.

Menariknya, Gotik tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga bekerja sama dengan perusahaan ojek online serta merangkul pemulung.

Hasilnya? Profesi pemulung yang sebelumnya sering dipandang sebelah mata kini mendapat penghargaan sebagai "pahlawan lingkungan."

"Dulu pemulung sering dilecehkan. Tapi sejak ada Gotik, mereka menjadi sosok yang dihargai. Itu adalah salah satu cara kami meningkatkan derajat pemulung," ungkap Eka dengan penuh kebanggaan.

Gebrakan Baru di Disperinaker Badung

Kini, sebagai Kadisperinaker Badung, Eka kembali menghadirkan terobosan baru.

Salah satu inovasi terbarunya adalah Universal Coverage Ketenagakerjaan (UCOK), sebuah program perlindungan sosial bagi 35.000 pekerja rentan di sektor informal melalui APBD tahun 2024.

Program ini menjadi solusi konkret untuk menjamin kesejahteraan tenaga kerja di Badung.

"UCOK adalah langkah nyata untuk mendukung tenaga kerja rentan, terutama mereka yang bergerak di bidang lingkungan. Jadi ada kesinambungan antara Gotik, Batik, dan Universal Coverage Ketenagakerjaan," jelasnya.

Baca Juga: Spirit Hari Raya Nyepi Umat Hindu Nusantara, Dilaksanakan Sejak 78 Masehi, Erat dengan Kisah Raja Kaniskha di India  

Dengan sederet pencapaian dan inovasi besar yang telah ia torehkan, tak heran jika nama Eka Merthawan semakin diperhitungkan dalam jajaran birokrat terbaik di Indonesia.

Lahir pada 20 Desember 1965, perjalanan kariernya dimulai sebagai PNS pada Februari 1986, hingga kini berhasil menempati berbagai posisi strategis, mulai dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, DLHK, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, hingga Kepala Bagian Humas Setda Badung.

Apakah ke depan Eka Merthawan akan kembali menghadirkan inovasi besar lainnya? Kita tunggu gebrakan selanjutnya! *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #birokrat #Kabupaten Badung #I Putu Eka Merthawan #inovasi