BALIEXPRESS.ID- I Made Gianyar, sosok yang tak asing bagi masyarakat Kabupaten Bangli, Bali.
Pria kelahiran 31 Desember 1964 ini berasal dari Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Setelah menuntaskan pengabdiannya sebagai Bupati Bangli selama dua periode, ia kembali menapaki dunia akademik dan pertanian.
Sebelum menjabat sebagai bupati, Gianyar lebih dulu mengabdi sebagai Wakil Bupati Bangli selama dua periode.
Mengakhiri jabatan bupati pada 2021, eks kader PDIP ini kembali ke profesi awalnya sebagai dosen di Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar.
Meski kembali ke dunia akademik, kecintaannya terhadap pertanian tak pudar.
Setiap hari, Gianyar membagi waktu antara mengajar dan mengurus lahan pertaniannya di kampung halaman.
“Saya tinggal di kampung, bolak-balik kalau ada aktivitas di kampus,” ujarnya belum lama ini.
Bagi Gianyar, bertani bukan sekadar soal hasil panen atau keuntungan. Aktivitas ini juga memberinya kebahagiaan dan kepuasan batin.
“Hidup itu kan harus dengan kebahagiaan, kebahagiaan tidak uang semata. Sekarang bahagia saya di pertanian,” ungkapnya.
Di sela kesibukannya sebagai dosen, ia tetap meluangkan waktu mengurus lahan pertaniannya.
Bertani baginya adalah kebutuhan yang tak tergantikan. Ia mengibaratkan air, yang selalu dibutuhkan oleh makhluk hidup.
“Habis makan minum air, nanti habis makan, minum air lagi,” katanya menggambarkan betapa bertani sudah menjadi bagian dari hidupnya.
Di lahan pertaniannya, Gianyar menanam berbagai komoditas seperti alpukat, durian musangking, jeruk, serta sayur-mayur seperti pokcoy, cabai, kol, buncis, mentimun, dan sayur jepang.
Ia menikmati proses bertani dan juga menganggapnya sebagai bentuk olahraga.
“Menjadi petani saya sambil olahraga, tidak perlu ke gym, pagi-pagi narik selang untuk menyemprot,” ujarnya berseloroh.
Meski kini fokus sebagai dosen dan petani, Gianyar tak menutup kemungkinan untuk kembali menekuni profesi yang sesuai dengan keilmuannya, seperti menjadi pengacara atau notaris.
Dengan latar belakang magister kenotariatan dan doktor ilmu hukum, ia masih membuka peluang untuk berkarier di bidang hukum di masa depan.
Tak hanya itu, ia juga bersiap kembali ke panggung politik setelah mendapat kepercayaan dari Partai Gerindra untuk menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Bangli.
Kini, ia hanya tinggal menunggu surat keputusan (SK) resmi untuk memulai langkah di dunia politik. (*)
Editor : I Made Mertawan