Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Haikal Pratama, Sosok Dukun di Era Modern yang Menyembuhkan Pasien Dengan Berbagai Ramuan Herbal

IGA Kusuma Yoni • Senin, 24 Maret 2025 | 14:39 WIB

 

Haikal dengan deretan bahan herbal yang digunakannya untuk mengobati pasiennya.
Haikal dengan deretan bahan herbal yang digunakannya untuk mengobati pasiennya.

BALIEXPRESS.ID - Meski modernitas sudah merambah hampir seluruh lapisan kehidupan masyarakat saat ini, namun dukun masih tetap menjadi bagian dari sebagian manusia modern saat ini.

Keberadaan saat ini masih sama dengan fungsinya di masa lalu, yakni sebagai seorang perantara antara dunia nyata dan alam gaib, membawa pesan dari roh leluhur, menyembuhkan penyakit, hingga memberikan petunjuk atas misteri kehidupan.

Salah satunya adalah, Haikal Pratama, sosok dukun di dunia modern yang saat ini tinggal di Desa Subamia, kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali, ini, mengaku masih tetap melakukan praktek perdukunan atau dalam istilah saat ini lebih dikenal dengan nama Shamanic Healer.

“Eksistensi dukun di era modern seperti saat ini pola aktivitasnya masih tetap sama dengan dukun di masa lalu. Aktivitas yang saya lakukan beragam, mulai dari mengobati pasien baik itu ramuan herbal dan energi dari alam semesta hingga mengajar kelas shamanic,” ungkapnya.

Lantas sejak kapan Haikal mengenal dunia perdukunan, ditanya demikian, haikal menyebukan dunia perdukunan sudah akrab dengan dirinya sejak masih kecil.

Karena saat itu, Haikal sudah sering terlibat dalam aktivitas perdukunan, ketika kakeknya menjalankan praktek di tanah kelahirannya, Kalimantan.

Sedangkan untuk aktivitas mengobati orang hingga praktek perdukunan mandiri, dikatakan Haikal sudah dilakukannya usia belia, yakni mulai dari usia 14 tahun.

Dan terus berlanjut hingga tahun 2001 Haikal hijrah ke Bali.

Di Bali ini, Haikal memulai aktivitas perdukunan dengan mengkolaborasikan antara budaya Dayak dan budaya Bali.

Termasuk melayani aktivitas baca tarot, melukat hingga mengajar meditasi untuk pasien-pasiennya.

Pada tahap awal di Bali, Haikal mengaku masih menjalankan praktek perdukunan sama dengan metode lama, seperti melakukan ritual pembersihan dan mengobati orang serta ritual seperti yang dilakukan di Kalimantan.

Seiring dengan perkembangan, akhirnya Haikal pun mulai mengasah kemampuannya dengan cara melanjutkan Pendidikan untuk menjadi seorang herbalism, peracik obat dengan menggunakan tanaman herbal.

“Setelah itu, aku mulai menerapkan pengobatan kepada pasien-pasienku dengan mengkolaborasikan budaya dan kemampuanku meracik herbal,” ungkapnya.

Lantas siapa saja pasiennya dan apa saja keluhannya? Ditanya demikian, Haikal menyebutkan jika pasiennya berasal dari berbagai kalangan dan tidak saja dari Bali dan Indonesia, namun ada juga dari luar negeri, seperti Korea, Singapura dan bahkan dari Eropa dan Amerika.

Keluhannya apa saja? Ditanya demikian, Haikal mengaku jika keluhan pasiennya beragam, mulai dari penyakit medis dan non medis.

Namun yang paling banyak ditanganinya adalah penyakit yang berkaitan dengan kecemasan dan gangguan mental.

“Untuk gangguan kecemasan ini, pasiennya cukup banyak, bahkan hampir ada setiap hari. Pengobatannya, selain aku ajarkan meditasi, aku juga berikan mereka ramuan herbal untuk mengurangi kecemasan,” tambahnya.

Apakah mau mencoba? Jika iya coba saja DM mbah dukunnya di ig @haikal.pratama yang sudah memiliki 37 ribu pengikut ini. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #dukun #kabupaten tabanan #Haikal Pratama #herbal