BALIEXPRESS.ID- I Dewa Putu Apriyanta dikenal sebagai sosok camat yang rajin turun ke lapangan dan dekat dengan masyarakat.
Kegiatannya di lapangan sering diunggah di akun media sosial pribadinya.
Sejak menjabat sebagai Camat Susut, Kabupaten Bangli, pada tahun 2022, Dewa Apriyanta selalu menyempatkan diri untuk bertemu langsung dengan warganya.
Terlebih ketika terjadi bencana atau persoalan yang menyangkut kepentingan banyak orang, ia berusaha hadir secara langsung.
"Kalau sudah tidak ada kesibukan lain, saya pasti turun. Pernah ada kejadian tanah longsor, saya berada di lokasi hingga jam 02.00 dini hari," tuturnya, Rabu (26/3/2025).
Kegigihannya turun langsung ke lapangan bukan hanya untuk meninjau keadaan, tetapi juga agar lebih mudah dalam berkoordinasi dengan pihak terkait.
Ia ingin memastikan bahwa setiap persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Selain itu, ia menilai interaksi langsung dengan warga dapat mempererat hubungan emosional serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Jadi, saya harus menyempatkan diri turun ke lapangan,” tegas Dewa Apriyanta.
Sebagai orang nomor satu di Kecamatan Susut, Dewa Apriyanta memiliki komitmen untuk mengenal wilayahnya secara langsung dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.
Ia tidak ingin hanya menerima laporan dari bawahan atau sekadar mendapatkan informasi dari pihak lain.
"Lebih enak langsung turun. Saat koordinasi dengan masyarakat, saya lebih suka di lapangan langsung ketimbang di kantor," katanya.
Dewa Apriyanta merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Ia mulai bertugas di Kabupaten Bangli sejak tahun 2009. Pejabat asal Banjar Pande, Desa Tamanbali, Bangli ini pertama kali ditempatkan di Kelurahan Kawan.
Beberapa jabatan pernah diembannya sebelum menjadi Camat Susut, antara lain Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Susut, Penjabat (Pj) Camat Susut selama tiga bulan, Kepala Seksi di Kecamatan Susut.
Bapak tiga anak ini juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Bawaslu Bangli dan jabatan lainnya.
Ia menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Mahasaraswati Denpasar. (*)
Editor : I Made Mertawan