Karma Membayar Tunai? Dulu Selingkuh Sebelum Nikah, Kini Istri Sekdes Diduga Giliran Selingkuh dengan Kades!
I Putu Suyatra• Sabtu, 17 Mei 2025 | 02:34 WIB
Ilustrasi selingkuh. (Foto: Pixabay)
BALIEXPRESS.ID – Skandal perselingkuhan yang menggemparkan Lamongan antara Kepala Desa Kendalkemlagi, Iwan Fanani, dan Sekretaris Desa Ida Nur Hayati kian memanas.
Jika sebelumnya publik dibuat geram dengan dugaan pengkhianatan Kades Iwan terhadap istrinya, NK, kini muncul babak baru yang tak kalah mengejutkan.
Sorotan kini tertuju pada sosok suami Sekdes Ida Nur Hayati, dan sebuah pengakuan 'masa lalu' yang bikin geleng-geleng kepala!
Seperti diketahui, istri sah Kades Iwan Fanani, NK, telah melaporkan sang suami ke Polres Lamongan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perselingkuhan dengan Ida Nur Hayati.
Namun, siapa sangka, Sekdes Ida ternyata juga memiliki seorang suami.
Misteri identitas suami Ida Nur Hayati perlahan mulai terkuak. Akun Instagram @cat.warrior.lamongan tiba-tiba menjadi pusat perhatian setelah membagikan isi pesan langsung (DM) dari seorang netizen yang mengaku sebagai mantan kekasih suami sang sekdes!
Pengakuan mengejutkan itu menyebutkan bahwa pria yang kini menjadi suami Ida Nur Hayati adalah mantan kekasih dari si pengirim DM.
Lebih mencengangkan lagi, dalam pesannya, ia mengklaim bahwa sang pria telah berselingkuh dengan Ida Nur Hayati saat mereka masih menjalin hubungan asmara!
"Yang cew istrinya mantanku. Dlu masih pacaran sama aku, selingkuh sama cew ini, hahaha," tulis pengirim DM tersebut, seolah menyiratkan adanya karma yang kini berbalik arah.
Meskipun kebenaran klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen, unggahan tersebut seketika memicu badai komentar dan rasa penasaran yang luar biasa di kalangan warganet, khususnya warga Lamongan.
Tak sedikit yang merasa geram dengan skandal yang semakin rumit ini.
"Guendeng ida iki, bojone keluarga baik2 kok isone selingkuh modelan fanani wkwk," timpal akun @atilla**** dengan nada tak habis pikir.
Bupati Lamongan Siap Bertindak Tegas!
Skandal ini mencuat ke publik setelah foto-foto mesra Kades Iwan Fanani dan Sekdes Ida Nur Hayati tersebar luas di grup WhatsApp ibu-ibu PKK dan pengajian.
Dalam foto tersebut, keduanya diduga berada di kamar hotel dalam kondisi yang dianggap tidak pantas bagi seorang pejabat publik.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, telah menerima laporan dari perangkat desa dan tokoh masyarakat terkait skandal memalukan ini.
Ia menegaskan akan segera menggelar pertemuan khusus dan melakukan penyelidikan mendalam.
"Jika terbukti melanggar etika dan tanggung jawab sebagai aparatur desa, akan ada sanksi tegas," ujar Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes. ***