DENPASAR, BALI EXPRESS - Video musik Hyena yang merupakan kolaborasi antara Erick Est sebagai sutradara (videographer) dengan pelukis Made Bayak, dan Dialog Dini Hari sebagai musisi, ternyata menghasilkan karya lukisan abstrak. Karya Made Bayak ini sedang dilelang di website www.kawanbaik.co/auction.
Hasil lelang lukisan abstrak pertama Made Bayak ini akan disumbangkan kepada tiga sumber pendanaan. Pertama untuk program membangun kembali Sekolah Mbinu Dita Sumba Timur yang roboh karena badai angin. Selanjutnya adalah program #ApiRumahSanur dan program COVID19, Community Care Chapter 3 #Kawan BaikBerbag. Juga untuk alokasi 600 paket sembako diantaranya 400 untuk Bali dan 200 untuk Sumba Timur.
Sebanyak lima lukisan yang dilelang dibuat dari layar hijau di mana Pohon Tua alias Dadang Pranoto sebagai penyanyi sekaligus gitaris Dialog Dini Hari, menari dalam irama lagu ‘Hyena’. Made Bayak menanggapi gerakan Pohon Tua dengan menaburkan, dengan pemadam api ringan, cat warna ke arah Pohon Tua, sehingga menciptakan percikan lukisan dalam gerakan tarian.
“Karya ini dibuat surrealist, dengan teknik green screen sebagai media yang sengaja dibuat untuk dikolaborasikan dengan cat lukis dan sekaligus pelukisnya dan juga musisinya,” ujar Erick EST saat pembuatan video di Media Asia (Art Vision Bali), Seminyak Kuta, baru-baru ini.
“Perpaduan ini saya lakukan dalam sekali pengambilan gambar saja, sehingga perpaduan hasil abstrak dan natural bisa didapatkan dengan kecepatan kamera persekian detik,” lanjutnya.
Pohon Tua menyatakan peran Made Bayak dalam video dapat menampilkan sisi sifat Hyena. “Made Bayak bermain dengan warna catnya untuk membuat sebuah warna pada tubuh Pohon Tua, hal ini bisa diasosiasikan dengan sifat dari Hyena dalam artian surrealist,” ujar Pohon Tua.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya