BALI EXPRESS- Usai vakum cukup lama kini Motifora band kembali meramaikan blantika musik Bali.
Namun kali ini, band asal Buleleng ini hanya tersisa dua pesonil yakni Tunick dan Ery.
Baca Juga: Uniknya Tradisi saat Piodalan di Pura Ponjok Batu Bali: Warga tak Boleh Lakukan Kegiatan Ini
Motifora band kembali dengan single SIKI (ASIBAK KENEH) yang pertama kali dirilis melalui kanal youtube Motifora official pada Mei 2023 lalu.
Meski dengan keterbatasan personil, motifora membuktikan diusianya yang ke 8 tahun, band yang melejit dengan single ‘Ngalahin Gumi’ ini membuktikkan masih tetap berkarya dan bertahan.
Bahkan di tengah gempuran trend musik saat ini, Motifora tetap bertahan dengan ciri khas musik yang dimiliki.
Lagu ini berkisah tentang sebuah perpisahan yang tak harus disesali.
Meski harus berpisah namun harus diterima dengan iklas.
Baca Juga: Piodalan di Pura Ponjok Batu Bali Digelar Tiga Kali, Warga Desa Adat Bangkah “Nebus Gelatik”
Melalui kanal youtubenya, Motifora mengungkap bahwa SIKI merupakan sekuel pertama dari lagu ASIBAK KENEH.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan merilis single yang berjudul KALIH (ASIBAK KENEH) dan juga lagu TIGA (ASIBAK KENEH).
“karya kami ini persembahkan untuk Motifasi Motifora Yang Tersisa dan sahabat - sahabat yang selalu setia disaat kami sedang UP atau redup. Terimaksih semua personal yang sudah mensuport dan terlibat dalam penggarapan karya ini.. semuanya sangat berarti dan memberikan kami energi baru untuk berkarya lagi,” tulis Motifora dikutip pada Selasa (30/01).
Untuk diketahui, Motifora merupakan band asal Desa Munduk Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Band ini terbentuk pada tahun 2019 silam atas dasar kecintaan personil pada music Bali.
Baca Juga: Bikin Bangga! Maskapai Internasional Emirates Promosi Pariwisata Bali
Dengan lagu-lagu mellow yang dekat dengan kehidupan percintaan membuat Motifora menjadi salah satu band pendatang baru yang langsung tenar dan diperhitungkan.
Beberapa karyanya yang fenomenal di antaranya Ngalahin Gumi, LDR, dan Sukla.
Namun, kini motifora yang dulunya terdiri atas empat orang personil kini hanya tersisa dua orang saja. Bahkan band ini juga mulai jarang mengeluarkan lagunya.
Editor : Wiwin Meliana