Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral di Tiktok; Sound Bojog dari Cenk Blonk Lawas, Sekuel dari “Katundung Ngada”

Wiwin Meliana • Kamis, 25 April 2024 | 19:30 WIB

Viral di Tiktok suara bojog yang diambil dari potongan video cenk blonk lawas
Viral di Tiktok suara bojog yang diambil dari potongan video cenk blonk lawas

BALI EXPRESS- Sound wayang Cenk Blonk lawas kembali viral di media sosial Tiktok.

Dalam platform tersebut, sound Cenk Blonk yang menyerupai suara bojog atau monyet viral dan banyak digunakan sebagai suara latar dalam berbagai video lucu di Tiktok.

Baca Juga: KRONOLOGI FAKTA MENGERIKAN! Pengendara Motor di Bali Tewas Terlindas Truk dalam Kecelakaan Maut di Depan SPBU Kaliakah Jembrana

Rupanya sound Cenk Blonk itu pun membuat sejumlah warganet penasaran.

Bahkan sebuah akun di Tiktok @GusAbbyBanu mengunggah potongan video Cenk Blonk lawas berisi adegan dan suara monyet yang viral tersebut.

“Akhirnya bisa tidur tenang, yang akhir-akhir ini ada di fyp kalian wayang cenk blonk bojog,” tulis akun tersebut dikutip pada Kamis (25/04).

Dalam video yang dibagikan terlihat adegan dua ekor monyet yang sedang bertengkar sehingga menimbulkan suara khasnya.

Baca Juga: LEZATTT! Siobak Singaraja Bali: Menu Kuliner Buatan Leluhur Tionghoa, Beda dengan Jakarta dan Surabaya

Rupanya potongan video suara monyet itu diambil dari wayang cenk blonk yang berjudul Katundung Ngada bagian kedua.

Ini merupakan sekuel dari cerita cenk blonk Katundung Nguda yang ada 3 bagian.

Sekuel merupakan sebuah karya dalam sastra, film, atau media lain yang menggambarkan kronologis kejadian orang-orang berikut cerita sebelumnya. 

 Sontak saja unggahan tersebut mengobati rasa penasaran waragnet yang selama ini penasaran sumber dari sound yang sedang viral itu.

Bahkan Sebagian warganet ikut bernostalgia ke zaman dulu saat menonton wayang cenk blonk menggunakan kaset dvd.

Baca Juga: WASPADA! Tahun 2024 Masuk Kategori Dahsyat, Tiga Orang Meninggal Dunia Akibat DBD di Klungkung

“Saya malah tahu dari dulu bli, Katundung Ngada itu sequel wayang cenk blonk yang sangat sangat lawas, jaman nggak enak, tahun 2005. Waktu itu saya berusia 13-14 tahun,” ujar salah satu warganet.

“Kangen banget dulu waktu kecil nonton wayang pake dvdm trus rumah pasti rame tetangga-tetangga ikutan nonton seru banget ketawa rame-rame,” ujar warganet lainnya.

“Tyang penggemar wayang Cenk Blonk,” imbuh netizen.

 

Editor : Wiwin Meliana
#Katundung Ngada #Cenk Blonk #sound #tiktok