Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Denny Sumargo Minta Maaf ke Komunitas Bugis-Makassar, Isu Ujaran Kebencian Berakhir Damai

Wiwin Meliana • Rabu, 13 November 2024 | 19:05 WIB

Denny Sumargo minta maaf ke Komunitas Bugis-Makassar
Denny Sumargo minta maaf ke Komunitas Bugis-Makassar

BALIEXPRESS.ID-Perseteruan yang sempat memanas antara Denny Sumargo dan komunitas Bugis-Makassar akhirnya berujung damai setelah adanya permohonan maaf dari Denny Sumargo.

 Masalah ini berawal dari pernyataan yang dianggap merendahkan oleh Denny Sumargo saat berkunjung ke rumah pengacara Farhat Abbas.

Pernyataannya yang menyinggung suku Bugis-Makassar sempat menimbulkan kontroversi, bahkan menyebabkan salah satu anggota BPP KKSS (Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) melaporkan Denny ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan ujaran kebencian yang bermuatan SARA.

Baca Juga: Bertemu Menko AHY, Pj Gubernur Bali Beber Hambatan Pembangunan Subway Bali

Namun, setelah proses mediasi, Denny Sumargo dengan rendah hati mengungkapkan permintaan maafnya kepada komunitas Bugis-Makassar.

 "Saya menyadari bahwa pernyataan saya mungkin kurang tepat dan kurang bijaksana, dan saya ingin mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh komunitas Bugis-Makassar," ujar Denny Sumargo.

Muchlis, Ketua Umum Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), mengonfirmasi bahwa dengan adanya permintaan maaf tersebut, persoalan suku Makassar dan Bugis kini dianggap selesai.

 "Setelah adanya permintaan maaf dari Denny Sumargo, kami anggap persoalan ini sudah selesai dan tidak perlu dipersoalkan lagi," kata Muchlis.

Laporan yang sempat dibuat oleh anggota BPP KKSS terhadap Denny Sumargo di Polda Metro Jaya pun telah dicabut.

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Kapolres Klungkung Bagikan Makanan Bergizi di SDN 3 Tihingan

Selain itu, Muchlis juga mengungkapkan bahwa pihaknya meminta Farhat Abbas untuk mencabut laporan polisi yang tengah bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan, terkait kejadian tersebut.

Muchlis menegaskan bahwa BPP KKSS tidak akan tinggal diam jika Farhat Abbas kembali menyentuh isu ini.

"Kami akan pasang badan untuk membela Denny Sumargo jika Farhat Abbas masih terus menyinggung hal ini, karena itu bertentangan dengan prinsip kami yang menaungi lebih dari 16 juta masyarakat Bugis-Makassar," tegasnya.

Denny Sumargo mengucapkan terima kasih kepada komunitas Bugis-Makassar yang telah menerima permintaan maafnya.

Ia merasa bertanggung jawab atas masalah yang timbul akibat pernyataannya dan berharap masalah ini bisa segera diselesaikan dengan baik.

Baca Juga: Erupsi Gunung Lewotobi, Ratusan Turis Diprediksi Batalkan Pemesanan Hotel di Bali

"Saya tidak akan mundur sebagai orang Bugis-Makassar. Saya datang ke sini untuk menjelaskan apa yang terjadi sekaligus minta maaf," ujar Denny Sumargo.

Dengan adanya permintaan maaf ini, diharapkan hubungan antara Denny Sumargo dan komunitas Bugis-Makassar dapat pulih, dan masalah yang sempat menimbulkan ketegangan bisa segera

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#bugis makassar #minta maaf #denny sumargo