Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sosok I Wayan Sugita: Sang Patih Agung Drama Gong yang Melegenda, Kisah Perjalanan Karier Penuh Totalitas

I Wayan Ananda Mustika Putra • Jumat, 21 Maret 2025 | 17:11 WIB

I Wayan Sugita
I Wayan Sugita

BALIEXPRESS.ID - Bagi para pencinta seni pertunjukan Bali, khususnya drama gong, nama I Wayan Sugita tentu tak asing lagi.

Sosok yang dikenal luas lewat perannya sebagai Patih Agung, karakter antagonis yang ikonik, telah menapaki dunia seni selama puluhan tahun.

Dalam wawancara eksklusif bersama STI Bali, maestro drama gong ini membagikan perjalanan kariernya yang penuh warna, dari awal merintis hingga tetap berkarya di era modern.

Baca Juga: Membedah Hipnosis: Ilmu Penyembuhan yang Sering Disalahpahami Sebagai Black Magic

Dari Otodidak hingga Menjadi Bintang Panggung

Lahir pada tahun 1965, I Wayan Sugita tidak mengenyam pendidikan seni secara formal, tetapi bakat dan kecintaannya pada seni mendorongnya untuk belajar secara otodidak.

Dengan kerja keras dan dedikasi, ia berhasil menembus panggung drama gong profesional.

Namanya mulai melambung pada 1984, saat ia meraih juara pemeran pria utama terbaik dalam festival drama gong remaja se-Bali.

Tak puas hanya menjadi aktor, I Wayan Sugita ingin membangun drama gong yang lebih profesional.

Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Diperpanjang 20 Hari, Cek Tanggalnya! Menteri Agama Ungkap Alasannya

Ia pun mengumpulkan para pemenang festival dan mendirikan grup Panji Nuarasrama pada tahun yang sama.

Dari sinilah, namanya semakin dikenal dan perannya sebagai Patih Agung makin melekat di hati para penggemar drama gong.

"Apapun peran yang kita lakoni, yang penting kita lakukan dengan totalitas," ungkapnya saat berbagi rahasia suksesnya.

Kisah di Balik Layar: Hadapi Penonton Nakal hingga Tantangan Pandemi

Sepanjang kariernya, I Wayan Sugita mengalami berbagai pengalaman menarik, termasuk menghadapi penonton nakal di panggung.

Namun, ia selalu menyikapinya dengan bijak dan profesional, membuktikan bahwa seorang seniman sejati harus memiliki ketahanan mental yang kuat.

 

"Mari kita kembangkan dan lestarikan seni budaya Bali," serunya penuh semangat.

Bagi siapa pun yang tertarik mendalami drama gong, I Wayan Sugita membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar langsung darinya.

"Silakan datang ke sini," tutupnya, mengundang para calon seniman muda untuk bergabung dan terus menghidupkan warisan budaya Bali. ***

Baca Juga: Pemkab Buleleng Akan Restorasi Gerbang Utama Kantor Bupati Buleleng

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #I Wayan Sugita #drama Gong