Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dari Penari Cilik Berbayar Rp 25 Ribu Hingga Ratu Pop Bali: Kisah Dek Ulik yang Tak Lekang Waktu!

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 26 April 2025 | 17:13 WIB

Dek Ulik
Dek Ulik

BALIEXPRESS.ID - Bagi para pecinta musik Bali, nama Dek Ulik tentu sudah sangat familiar. Dengan suara khasnya yang merdu dan lagu-lagunya yang menyentuh, Ni Made Suastini, nama aslinya, telah mewarnai blantika musik Pulau Dewata sejak awal tahun 2000-an.

Namun, tahukah Anda bagaimana perjalanan karir sang Ratu Pop Bali ini bermula? Siapa sangka, panggung pertamanya justru dibayar dengan hanya Rp 25 ribu!

Cita-Cita Menari, Takdir Bernyanyi

Lahir sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, Dek Ulik ternyata memiliki kecintaan pada seni sejak usia dini.

Baca Juga: Dipolisikan Gegera Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Ngaku Tak Gentar

Dalam sebuah wawancara eksklusif, ia mengaku bahwa menari dan bernyanyi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya sejak kecil.

Bahkan, saat duduk di bangku kelas 4 SD, Dek Ulik sudah berani tampil dari panggung ke panggung, memukau penonton dengan keindahan tari Bali.

"Meski demikian, saya tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang penyanyi karena cita-cita saya adalah menjadi penari," ungkapnya, seolah takdir memiliki rencana lain untuknya.

SMP Jadi Titik Balik: Latihan Vokal Hingga Terkendala Biaya

Namun, roda kehidupan memang penuh kejutan. Memasuki masa SMP, Dek Ulik mulai serius menekuni dunia tarik suara.

Baca Juga: Roy Suryo Soroti Kejanggalan Skripsi Jokowi: Nama Pembimbing Keliru hingga Istilah Tesis di Program S1

Ia aktif berlatih vokal dan mengikuti berbagai lomba menyanyi. Sayangnya, impiannya sempat terhenti karena keterbatasan biaya. Sebuah tantangan yang justru menempa mentalnya untuk menjadi lebih kuat.

Radio Jadi Jembatan Emas: Lahirnya Bintang 'Somahe Bebotoh'

Dewi fortuna akhirnya berpihak pada Dek Ulik saat ia duduk di bangku SMA.

Ia menyalurkan hobinya bernyanyi di radio Gelora Pemkab Gianyar.

Siapa sangka, suara emasnya terdengar oleh seorang produser yang kemudian mengajaknya rekaman.

Inilah awal mula ledakan popularitas Dek Ulik. Lagu pertamanya yang meledak di pasaran dan melambungkan namanya adalah 'Somahe Bebotoh' pada tahun 2004.

Sebuah lagu yang hingga kini masih melekat di hati para penggemarnya.

Lebih dari 10 Album, Konsisten Angkat Kisah Hidup Bali

Sejak saat itu, karir bermusik Dek Ulik terus menanjak. Hingga kini, ia telah menorehkan prestasi dengan merilis lebih dari 10 album solo!

Baca Juga: Diduga Mengantuk, Pemotor Asal Blitar Tewas Usai Hantam Truk di Pakisaji

Hebatnya lagi, dari setiap karyanya, Dek Ulik selalu konsisten mengangkat kisah-kisah kehidupan yang dekat dengan masyarakat Bali.

Sebuah ciri khas yang membuatnya semakin dicintai dan dihormati.

Rahasia Keabadian di Blantika Musik Bali: Jiwa yang Tak Pernah Lelah Berkarya

Lantas, apa sebenarnya yang membuat Dek Ulik tetap eksis dan dicintai di tengah persaingan industri musik yang semakin ketat?

Ketika ditanya mengenai hal ini, jawabannya sangat menyentuh.

"Musik sudah menjadi jiwa dan kebutuhan saya. Saya tidak bisa hidup tanpa berkarya. Saya juga selalu ingin menampilkan yang terbaik, terbaru dan sesuatu yang belum pernah ada," ungkapnya dengan penuh semangat.

Baginya, bernyanyi bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan kebutuhan jiwa untuk terus berkarya dan mengobati kerinduan para penggemarnya.

Kisah perjalanan Dek Ulik, dari penari cilik dengan bayaran minim hingga menjadi ikon musik Bali, adalah bukti nyata bahwa passion dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya. Teruslah berkarya, Dek Ulik! ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#pop bali #penari #dek ulik