BALIEXPRESS.ID — Sebuah video yang diunggah Kang Dedi Mulyadi kembali bikin heboh jagat maya. Kali ini, Kang Dedi menemui keluarga yang tinggal di rumah kost sempit, dengan 11 anak yang ternyata gak ada satu pun yang sekolah formal.
Mirisnya lagi, mereka semua harus kerja banting tulang di pinggir jalan buat bantu kebutuhan keluarga.
Yang bikin netizen makin geleng-geleng, si bapak malah santai di rumah, gak kerja, gak ngapa-ngapain.
Padahal anak-anaknya harus jualan, bantu cari makan, bahkan buat makan aja mereka ngaku sering kekurangan beras.
Satu keluarga tapi semua tanggung jawab ditaruh di pundak anak-anak.
Saat didatangi, si bapak berdalih udah pernah coba program KB, tapi katanya takdir berkata lain.
Komentar pedas pun berdatangan. Salah satunya dari akun @xexoxen yang nulis, “Tempat tinggal kost, anak 11 gak sekolah semua, anak-anaknya kerja, jarang dapat beras buat makan, mau dibantu dengan vasektomi gak mau jawabannya takdir, ya Allah pak ego banget jadi orang tua, kasian anaknya.”
Ada juga yang menyoroti soal eksploitasi anak. Akun @mirnasari bilang, “Ini namanya eksploitasi anak gak sih? Anaknya kerja bapaknya di rumah nunggu setoran dari anak-anaknya.”
Banyak yang setuju dan bilang ini contoh nyata tanggung jawab orang tua yang gak dijalanin.
Warganet lain mendorong pemerintah buat lebih tegas soal pendidikan dan perlindungan anak.
Banyak juga yang minta Dinas Sosial turun tangan bantu keluarga ini, terutama untuk masa depan anak-anaknya yang masih panjang.
Kisah ini bukan cuma tentang kemiskinan, tapi juga tentang bagaimana sikap orang tua bisa sangat berpengaruh terhadap nasib anak-anaknya.
Anak-anak yang seharusnya sekolah dan main, malah harus mikirin uang dari kecil.
Semoga lewat sorotan dari Kang Dedi ini, keluarga tersebut bisa dapat bantuan yang tepat, dan orang tua bisa lebih sadar pentingnya peran dan tanggung jawab. Bukan sekadar pasrah ke takdir, tapi juga usaha dan niat buat berubah. (*)
Editor : Nyoman Suarna