BALIEXPRESS.ID-Kabar duka menyelimuti dunia hukum dan media Tanah Air. Ibrahim Sjarif Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, tutup usia pada Selasa, 20 Mei 2025.
Dilansir dari akun Instagram @kapanlagicom, almarhum menghembuskan napas terakhir di usia 48 tahun sekitar pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Jakarta.
Baca Juga: Dari Luka Jadi Karya, Nyoman Paul Persembahkan ‘Luapkanlah’ untuk Sang Kakak
Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut.
Keluarga besar menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup, serta memohon doa agar seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.
Ibrahim Sjarif Assegaf dikenal sebagai sosok yang cerdas, rendah hati, dan berdedikasi tinggi di dunia hukum. Ia lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tahun 1977.
Dikutip dari berbagai sumber, ia menyelesaikan pendidikan hukumnya di Universitas Indonesia dan melanjutkan studi ke Universitas Melbourne, Australia.
Baca Juga: Diduga Kelebihan Muatan, Truk Pupuk Terguling di Penelokan, Timpa Sepeda Motor dan Warung Bakso
Tak hanya itu, Ibrahim juga pernah menjadi peneliti tamu di Harvard Law School dalam program Studi Hukum Asia Timur, menegaskan reputasinya sebagai akademisi hukum berkelas internasional.
Di dunia profesional, ia merupakan mitra di firma hukum ternama Assegaf Hamzah & Partners (AHP), dengan spesialisasi di bidang perbankan, keuangan, restrukturisasi, serta merger dan akuisisi.
Ibrahim juga menjabat sebagai Direktur di Justika, platform layanan hukum digital yang membantu masyarakat mendapatkan akses hukum secara cepat dan mudah.
Sebagai sosok yang aktif membangun sistem hukum yang lebih adil, ia turut mendirikan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), lembaga yang berfokus pada reformasi kebijakan hukum nasional.
Dedikasinya di dunia pendidikan tercermin dari kiprahnya sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, tempat ia membagikan ilmunya kepada generasi muda calon praktisi hukum.
Baca Juga: Pendatang di Klungkung Belum Lapor Diri? Siap-siap Digerebek Satpol PP
Ia juga merupakan senior Najwa Shihab di kampus dulu di mana mereka jatuh cinta saat di bangku kuliah.
Ibrahim menikah dengan Najwa Shihab pada tahun 1997 di Solo. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Izzat Ibrahim Assegaf.
Pasangan ini juga pernah kehilangan putri mereka, Namiyah binti Ibrahim Assegaf, yang meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dilahirkan pada 15 Desember 2011, sebuah tragedi yang memperkuat ikatan batin keluarga kecil ini.
Meski jarang tampil di hadapan publik, kehadiran Ibrahim Sjarif Assegaf memberi pengaruh besar di dunia hukum Indonesia.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok inspiratif dan berintegritas.
Editor : Wiwin Meliana