BALIEXPRESS.ID – Dunia hiburan Tanah Air kembali kehilangan sosok penuh tawa.
Nina Carolina, yang akrab disapa Mpok Alpa, meninggal dunia pada Jumat (15/8/2025) setelah berjuang melawan kanker selama tiga tahun terakhir.
Kepergian Mpok Alpa meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga masyarakat Indonesia yang selama ini terhibur oleh aksi-aksinya di layar kaca.
Namun di balik tawa dan candanya, perjalanan karier Mpok Alpa adalah kisah inspiratif yang penuh perjuangan dan tekad kuat.
Sebelum dikenal publik, Mpok Alpa adalah seorang penyanyi panggung atau biduan hajatan yang mengisi acara pernikahan dan syukuran di kampung-kampung.
Dengan suara merdu dan pembawaannya yang menghibur, ia perlahan dikenal di lingkungannya.
Namun saat itu, dunia hiburan nasional masih terasa jauh dari jangkauan.
Peruntungan Mpok Alpa berubah drastis pada tahun 2018, ketika sebuah video sederhana yang ia rekam untuk suaminya mendadak viral di media sosial.
Dalam video itu, Mpok Alpa berdandan menor khas Betawi, curhat dengan gaya lucu meminta diajak jalan-jalan.
“Tuh gini, kita udah rapi, udah menor, alis dilempeng-lempengin, bibir dimerah-merahin, ajak kemana ini kek kita ya bang,” katanya dalam video tersebut.
Keluguan dan gaya ceplas-ceplos khas Betawi sukses mengundang tawa jutaan warganet. Dari situlah nama Mpok Alpa mulai melejit, dan sosoknya dikenal luas di media sosial.
Baca Juga: Pengamat Beber 3 Alasan Kuat Megawati Tunjuk Hasto Jadi Sekjen PDIP, Bendung Manuver Politik Jokowi?
Viralnya Mpok Alpa menarik perhatian banyak pelaku industri hiburan, termasuk mendiang Johnny Iskandar, penyanyi dangdut senior yang memberi pintu masuk ke dunia televisi.
Tak butuh waktu lama, Mpok Alpa tampil di berbagai program TV. Ia kerap diundang sebagai bintang tamu, komedian tamu, bahkan menjadi host tetap di acara komedi populer, termasuk dalam program “FYP (For Your Pagi)” di Trans7 bersama Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.
Persona ‘emak-emak Betawi’ yang blak-blakan, ekspresif, dan natural membuat Mpok Alpa dicintai oleh penonton dari berbagai kalangan.
Di balik layar, Mpok Alpa ternyata menyimpan luka. Ia berjuang melawan kanker selama kurang lebih tiga tahun.
Namun, semangatnya untuk tetap menghibur tidak pernah padam. Ia masih aktif tampil di layar kaca meski dalam kondisi menurun.
Kabar duka datang pada Jumat pagi, saat Irfan Hakim dan Raffi Ahmad, rekan satu programnya, menerima kabar meninggalnya Mpok Alpa.
Editor : Wiwin Meliana