BALIEXPRESS.ID- Anggota DPRD Karangasem I Gusti Gde Subagiartha kembali menunjukkan kreativitasnya untuk tanah kelahirannya, Karangasem.
Subagiartha yang juga seorang musisi baru saja melahirkan karya yang sarat makna bagi masyarakat Karangasem berupa lagu berjudul “Mentari Timur Menari”.
Lagu tersebut resmi diperkenalkan kepada publik dalam peluncuran Jingle Karangasem Festival yang digelar dalam ajang Karangasem Akhir Pekan (KAP) di Taman Kota Jagatkarana, Amlapura.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Desa Adat Lepang Klungkung Sulap Lahan Nonproduktif Jadi Sawah
Kehadirannya langsung menarik perhatian masyarakat karena tidak hanya menawarkan alunan musik yang mudah diterima, tetapi juga membawa pesan optimisme bagi masa depan Karangasem.
Bagi pria yang akrab disapa Gus Ode itu, musik bukan sekadar hiburan. Ia melihat lagu sebagai media yang efektif untuk menyampaikan gagasan dan membangun semangat kolektif masyarakat.
Setiap lirik dalam “Mentari Timur Menari” dirancang untuk menggambarkan harapan, kebersamaan, dan keyakinan bahwa tantangan pembangunan dapat dihadapi apabila seluruh elemen masyarakat bergerak dalam tujuan yang sama.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Desa Adat Lepang Klungkung Sulap Lahan Nonproduktif Jadi Sawah
Menurutnya, perjalanan membangun daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar cita-cita mewujudkan Karangasem yang maju dan sejahtera dapat tercapai.
“Lagu ini membawa pesan bahwa dalam kebersamaan kita percaya, yang sulit akan menjadi mungkin. Karena tidak ada perjuangan besar yang bisa berhasil tanpa dukungan bersama,” ujar Gus Ode.
Baca Juga: Warga Penarukan Buleleng Angkat 187 Kg Sampah Anorganik dari DAS Yeh Taluh
Pria yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan seni dan kebudayaan itu juga menilai bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi.
Perbedaan tersebut semestinya menjadi kekuatan untuk memperkaya gagasan, bukan menjadi sumber perpecahan.
Politikus Partai Nasdem ini mengajak masyarakat untuk terus menjaga solidaritas dan saling mendukung demi kemajuan daerah.
Menurutnya, energi positif yang lahir dari kebersamaan jauh lebih besar dibandingkan perbedaan yang ada.
“Kalau tidak mampu menjadi angin pendorong, setidaknya jangan menjadi batu penghalang karena perjuangan untuk Karangasem Agung membutuhkan hati yang satu, langkah yang sama, dan tujuan yang searah,” kata pria asal Subagan, Karangasem itu.
Lagu “Mentari Timur Menari” semakin hidup berkat penampilan penyanyi muda berbakat asal Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Ida Ayu Ketut Utari.
Sentuhan vokalnya memberikan warna tersendiri sehingga pesan yang ingin disampaikan Gus Ode dapat diterima dengan lebih kuat oleh masyarakat.
Melalui karya tersebut, Gus Ode berharap semangat gotong royong dan persatuan tetap terpelihara di tengah berbagai dinamika yang berkembang.
Baginya, kemajuan Karangasem hanya dapat diwujudkan apabila seluruh masyarakat memiliki tekad yang sama untuk bergerak bersama.
“Karangasem Agung tidak lahir dari perpecahan, melainkan dari kebersamaan,” tandas putra mantan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, ini. (*)
Editor : I Made Mertawan