Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Drama di Antartika! Terbang sambil Livestreaming, Pilot Muda Pemburu Rekor Ditahan Otoritas Chili, Ada Apa dengan Misi 7 Benua?

Putu Mita Damayanti • Minggu, 6 Juli 2025 | 01:19 WIB

Ethan Guo berdiri di samping pesawat Cessna miliknya. (IG: @ethanguo.rtw)
Ethan Guo berdiri di samping pesawat Cessna miliknya. (IG: @ethanguo.rtw)

BALIEXPRESS.ID – Misi ambisius seorang remaja asal Amerika Serikat, Ethan Guo (19), untuk menerbangkan pesawat kecil melintasi tujuh benua dunia, harus terhenti mendadak.

Pilot muda sekaligus influencer penerbangan ini ditahan oleh otoritas Chili di wilayah Antartika karena dugaan pelanggaran aturan penerbangan.

Apa yang sebenarnya terjadi di ujung dunia yang dingin ini?  

Penerbangan Live Streaming Berujung Penahanan

Menurut laporan dari BBC dan CBS News, Ethan Guo ditahan di Pulau King George setelah mendarat di Bandara Teniente R. Marsh, sebuah kawasan riset internasional di Antartika yang dikuasai Chili.

Sebelumnya, ia lepas landas dari Kota Punta Arenas, Chili bagian selatan.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Chili menyatakan bahwa Guo dianggap mengajukan rencana penerbangan yang tidak sesuai kenyataan, memicu protokol peringatan karena menyimpang dari jalur yang diizinkan.

Penerbangan Guo menggunakan pesawat Cessna 182 ini bahkan disiarkan langsung melalui media sosial.

Namun, aksi tersebut justru berujung pada penahanan karena dinilai melanggar dua pasal dalam undang-undang penerbangan Chili, salah satunya berpotensi menjatuhkannya hukuman penjara singkat.

Jaksa wilayah, Cristian Cristoso Rifo, juga menambahkan bahwa Guo telah melanggar ketentuan dalam Perjanjian Antartika, sebuah kesepakatan internasional yang mengatur aktivitas manusia di benua tersebut.  

Misi Mulia Terganjal, Nasib Dana Miliaran Rupiah Jadi Pertanyaan

Sebelum insiden ini, Ethan Guo telah menempuh perjalanan udara lintas benua selama 140 hari, berhasil mencatatkan penerbangan ke enam benua.

Ia memiliki ambisi besar untuk menjadi pilot pertama yang berhasil melintasi seluruh benua menggunakan pesawat Cessna.

Tak hanya mengejar rekor, misinya ini juga bertujuan mulia: menggalang dana sebesar satu juta dolar AS (sekitar Rp 16,3 miliar) untuk mendukung penelitian kanker anak di Rumah Sakit Penelitian St. Jude.

Meski dalam tahanan, Guo sempat memberikan kabar melalui unggahan di akun X miliknya pada hari Rabu, mengonfirmasi bahwa ia dalam keadaan selamat dan akan memberikan pembaruan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kapan Ethan Guo akan diizinkan melanjutkan perjalanannya.

Bagaimana kelanjutan nasib misi kemanusiaan dan rekor dunia yang diidamkan Guo ini? Apakah ia akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat di Chili?

Publik global menantikan perkembangan lebih lanjut dari drama di Antartika ini. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#pilot #influencer #penelitian #kanker anak #Ethan Guo