Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kunker Presiden Prabowo ke AS Perkuat Kerja Sama Strategis Multisektor Indonesia–Amerika

I Putu Suyatra • Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:49 WIB

Prabowo dan Trump
Prabowo dan Trump

BALIEXPRESS.ID — Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menjadi momentum strategis dalam mempererat kemitraan bilateral lintas sektor antara Indonesia dan mitra global. Lawatan ini menegaskan arah diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat posisi ekonomi, politik, dan keamanan di tengah dinamika geopolitik dunia.

Agenda utama kunjungan tersebut adalah pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang membahas penguatan hubungan kedua negara, khususnya di sektor ekonomi, perdagangan, dan investasi strategis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral serta pembahasan sejumlah perundingan dan perjanjian dagang yang berpotensi meningkatkan daya saing industri nasional.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk memperkuat rantai pasok ekonomi dan mendorong produktivitas industri dalam negeri,” ujar Teddy.

Penguatan kerja sama internasional juga menjadi pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri. Rapat tersebut menyoroti peran strategis Indonesia di tengah konstelasi global yang semakin kompleks.

Asisten Deputi Koordinasi Amerika dan Eropa, Pande K. Wuri Handayani, menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi penting sebagai kekuatan middle power yang mampu menjaga keseimbangan di tengah persaingan negara-negara besar.

“Indonesia harus konsisten mengimplementasikan prinsip politik luar negeri bebas aktif agar tetap memiliki netralitas strategis sekaligus daya tawar global,” tegas Pande.

Menurutnya, kerja sama dengan negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa harus berorientasi pada kepentingan nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra internasional yang kredibel dan konstruktif.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas isu-isu strategis lainnya, termasuk penanganan kejahatan transnasional seperti peredaran narkotika, pencucian uang, perdagangan ilegal, hingga kejahatan siber lintas negara. Isu keamanan siber dan perlindungan data strategis menjadi perhatian utama seiring meningkatnya ancaman digital global.

Selain aspek politik dan keamanan, kunjungan Presiden Prabowo juga mendapat respons positif dari mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat. Salah satunya Jessica, mahasiswi asal Surabaya yang tengah menempuh studi di Georgetown University.

Jessica menilai kinerja Presiden Prabowo sejauh ini berjalan positif dan memberikan optimisme bagi masa depan Indonesia.

“Menurut saya, sejauh ini sudah baik. Kita juga melihat banyak pemberitaan positif di media. Kinerja Pak Presiden memuaskan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilainya membawa arah pembangunan yang lebih jelas.

“Kami bersyukur Pak Presiden bisa memimpin Indonesia. Banyak upaya yang dilakukan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.

Rangkaian agenda kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat kerja sama strategis multisektor, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai mitra global yang berdaya saing dan berpengaruh di kancah internasional.

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto #donald trump