Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Beragam Manfaat Mengonsumsi Daging Tupai, Salah Satunya Diyakini Atasi Asma, Ini Daftar Kandungannya

Wibi Leksono • Selasa, 22 Agustus 2023 | 19:18 WIB
Bakso tupai adalah salah satu olahan dari daging tupai yang memiliki manfaat untuk kesehatan.
Bakso tupai adalah salah satu olahan dari daging tupai yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

BALI EXPRESS - Tupai atau dalam bahasa Bali disebut Semal, rupanya digemari oleh masyarakat sebagai olahan makanan yang diyakini penuh khasiat. 

Tupai adalah hewan pengerat yang juga terkenal dengan lompatannya.

Daging tupai mulai diburu masyarakat untuk dijadikan obat berbagai penyakit.

Salah satunya adalah asma. Penyakit asma diakibatkan oleh peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga membuat penderitanya kesulitan bernapas.

Pengidap asma juga turut merasakan gejala lain batuk, dan nyeri dada.

Sayangnya, orang yang menderita asma tidak bisa sembuh total dari penyakit ini. Hal yang mereka bisa lakukan adalah meredakan gejala yang timbul serta mencegah terjadinya serangan asma. 

Oleh karenanya, hati tupai dianggap sebagai salah satu obat alternatif untuk melawan asma.

Hati tupai yang dimasak dengan benar, dipercaya dapat meredakan gejala asma. 

Daging tupai dapat dimasak sesuai selera. Dagingnya dapat dibuat sate, digoreng, dibuat sop, atau bahkan dimasak dengan bumbu kare.

Hanya saja dalam memasak tupai, hal yang harus dihindari adalah memakan bagian otaknya. Hal ini dikarenakan otak tupai dapat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Selain penyakit asma, berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang dapat diatasi dengan mengkonsumsi daging tupai. 

Rematik

Penderita rematik biasanya merasakan sakit di areal persendian, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Banyak orang yang mengakui, setelah melakukan terapi daging tupai, mereka merasakan rasa sakit di areal persendian mulai berkurang, bahkan hilang.

Kandungan protein dalam daging tupai dianggap mampu memperbaiki jaringan otot yang rusak akibat rematik. 

Kencing Manis atau Diabetes

Kencing manis atau diabetes dapat terjadi apabila kandungan gula darah dalam tubuh terlalu tinggi, sedangkan hormon insulin untuk menjaga gula darah terlalu rendah.

Daging tupai dapat memberikan pasokan insulin untuk menjaga kandungan gula darah. 

Sakit Ginjal

Ada beberapa variasi cara mengolah daging tupai untuk meredakan sakit ginjal. Umumnya, daging tupai yang telah dibersihkan direbus dengan air hingga mendidih, lalu air rebusannya diminum secara teratur. 

Menurunkan Kolesterol

Daging tupai tidak memiliki kandungan kolesterol yang tinggi, sehingga aman untuk dimakan secara terus menerus.

Namun bagian tupai yang baik dimakan adalah bagian tengah tubuhnya saja. Dengan mengkonsumsi daging tupai secara rutin, maka kadar kolesterol dalam tubuh dapat menurun dari waktu ke waktu.

Lebih jelasnya, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam per 313 gram daging tupai:

Kalori 541 (2265 kj) 27%

Lemak 132 (553 kj)

Protein 409 (1712 kj)

Daging tupai juga mengandung beragam jenis vitamin, yakni:

Vitamin E 1.3 mg (6%)

Vitamin K 4.4 mcg (5%)

Thiamin 0,2 mg (13%)

Riboflavin 0,9 mg (53%)

Niasin 14.5 mg (73%)

Vitamin B6 1.2 mg (58%)

Folat 28.2 mcg (7%)

Makanan Folat 28.2 mcg

Aset Folat Setara 28.2 mcg

Vitamin B12 20.4 mcg (340%)

Asam pantotenat 2.9 mg (29%)

Kolin 385 mg

Betaine 50.7 mg

 

Editor : I Putu Suyatra
#bakso #asma #tupai #gizi