SINGARAJA, BALI EXPRESS - Kandungan nutrisi dalam setiap jenis ikan dapat bervariasi karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.
Faktor internal meliputi jenis ikan, jenis kelamin, usia, dan tahap reproduksi.
Sementara faktor eksternal melibatkan kondisi lingkungan habitat, ketersediaan pakan, dan kualitas air tempat ikan tersebut hidup.
Seperti halnya ikan bandeng yang dibudidayakan di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Baca Juga: Goa Raja Waterfall: Keindahan Wisata Air Terjun Tersembunyi di Bali Timur, Temukan Sensasinya
Praktisi Bandeng asal Surabaya Faizin mengklaim, ikan bandeng merupakan salah satu jenis ikan yang sangat diminati di Indonesia karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dengan harga yang terjangkau.
Ikan ini kaya akan protein, lemak, vitamin, dan mineral, seperti kalsium, magnesium, natrium, kalium, zat besi, seng, tembaga, dan mangan. Protein dalam ikan bandeng mencapai sekitar 20-24 persen, dengan asam amino glutamat sebesar 1,39 persen, dan asam lemak tak jenuh sekitar 31-32 persen.
“Nutrisi bandeng 100 gram dengan salmon 100 gram kandungan proteinnya sampai 20 gram protein. Artinya setara dengan salmon,” ujarnya.
Dikutip dari jurnal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bandeng memiliki kandungan beragam nutrisi. Diantaranya, 123 kalori, 5 gram lemak, 150 miligram fosfor, 270 miligram kalium, 67 miligram natrium, 20 miligram kalsium, 2 miligram zat besi, 45 mikrogram (mcg) vitamin A. Ikan bandeng juga mengandung vitamin B12 serta asam lemak omega-3 (EPA dan DHA). Bahkan, kandungan omega-3 pada ikan bandeng dapat menjadi pengganti ikan salmon.
Baca Juga: Ingin Menikmati Keindahan Pantai Sambil Kuliner? Ini Tempat Paling Populer di Gianyar Bali
Dengan kandungan nutrisi yang beragam, ikan bandeng memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan.
Ikan bandeng adalah sumber nutrisi yang kaya akan berbagai zat penting bagi kesehatan tubuh manusia.
Dengan kandungan asam lemak omega-3, protein, dan antioksidan, ikan bandeng tidak hanya memelihara kesehatan otak dan menjaga fungsi jantung, tetapi juga mendukung kesehatan mata dan tulang.
Selain itu, kandungan nutrisinya juga dapat mencegah anemia dan memperkuat daya tahan tubuh.
Baca Juga: KONI Buleleng Inginkan Rita Jadi Ikon Olahraga di Buleleng
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Institute of Nutrition and Food Technology di Chile, ikan bandeng terbukti menjadi salah satu sumber asam lemak omega-3 yang paling kaya.
Dengan rasio yang seimbang antara omega-3 dan omega-6, ikan bandeng menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga keseimbangan lipid dalam tubuh.
Tidak hanya itu, menurut data yang diambil dari Penelitian Kesehatan Lanjut Usia Nasional di Amerika Serikat, konsumsi ikan bandeng secara teratur dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular hingga 30 persen.
Selain manfaat kesehatan jantung yang signifikan, ikan bandeng juga memberikan kontribusi penting dalam mendukung kesehatan tulang dan sendi. Dengan kandungan omega-3 dan mineral seperti kalsium dan fosfor, ikan bandeng membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit tulang degeneratif, seperti osteoporosis.
Tentu saja, manfaat ikan bandeng tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik saja. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan bandeng juga berperan penting dalam meningkatkan mood dan mengurangi risiko terjadinya gangguan mental, seperti depresi. (dhi)
Editor : Wiwin Meliana