Demam Berdarah Bisa Sembuh dengan Usada Bali: Perpaduan Kearifan Lokal dan Ayurweda
I Putu Mardika• Minggu, 21 April 2024 | 19:47 WIB
DAUN DADAP : Daun dadap dapat diolah menjadi loloh untuk meringankan demam berdarah. Penekun usada Bali Gede Sutana (Ist)
BALI EXPRESS - Demam Berdarah (DB) yang kerap melanda di musim hujan, kini bisa diatasi dengan cara tradisional melalui usada Bali. Pengobatan ini memadukan kearifan lokal dengan konsep Ayurweda, menggunakan bahan-bahan alami untuk mengembalikan keseimbangan tubuh.
Menurut penekun usada Bali, Gede Sutana, konsep kesehatan dalam Ayurweda berfokus pada keseimbangan dosha (unsur), agni (api pencernaan), dhatu (zat pembentuk tubuh), dan sistem ekskresi (mala).
Ditambah dengan perasaan bahagia yang dialami oleh atman (jiwa), indria, dan manah (pikiran).
"Perpaduan enam rasa (Sad Rasa) dalam tanaman ini dipercaya mampu menyeimbangkan Tri Dosha dan membantu pemulihan dari DB," ujar Sutana.
Penggolongan Tanaman Obat dalam Ayurweda
Ayurweda membagi tanaman obat menjadi empat golongan:
Vanaspati: Menghasilkan buah
Vanaspatya: Menghasilkan bunga dan buah
Virudh: Batangnya menjalar
Ausadhi: Pohonnya mengering dan mati setelah berbuah
Bagian Tanaman yang Digunakan sebagai Obat
Berbagai bagian tanaman dapat diolah menjadi obat, seperti akar, rimpang, tunas, batang, kulit batang, daun, bunga, buah, biji, duri, cairan, getah, dan minyak.
Dengan memadukan kearifan lokal dan pengetahuan Ayurweda, usada Bali menawarkan solusi alami untuk mengatasi Demam Berdarah.