BALIEXPRESS.ID – Gonda (Sphenoclea zeylanica Gaertner) atau dikenal juga dengan nama Gunda, merupakan salah satu jenis gulma yang menganggu pertumbuhan tanaman padi.
Namun bagi masyarakat Bali, tanaman ini lebih dikenal sebagai salah satu jenis sayuran dengan citarasa sedikit pahit.
Di Kabupaten Tabanan, tepatnya di Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, selain dibudidayakan untuk olahan sayur mayur, tanaman gonda juga dibudidayakan untuk bahan baku teh.
Dikemas dan dikenal dengan nama Teh Gobo (Gonda Bongan), teh ini pertama kali diproduksi di Desa Bongan pada tahun 2019.
Sampai saat ini sudah dijual ke beberapa daerah di Bali dan luar Bali melalui pemasaran online.
Nengah Makir, petani sekaligus produsen teh Gobo, Jumat (19/7), menyebutkan, pengembangan gonda menjadi teh, merupakan salah satu upaya untuk mengatasi oper produksi ketika musim panen.
"Saat panen sayur ini melimpah, kami olah supaya bisa dinikmati dalam waktu yang lama. Rasa sayur yang agak pahit, memberikan inspirasi bagi warga Desa Bongan untuk mengembangkan sayuran ini menjadi teh," jelasnya.
Selain itu, Nengah Makir menyebutkan, pengolahan sayur gonda untuk menjadi teh, dilakukan supaya sayur gonda bisa menjadi produk yang lebih bernilai jual dan bisa menjadi produk khas oleh-oleh untuk Desa Bongan.
Karena merupakan loose leaf tea atau daun teh yang dikeringkan dan tidak dibungkus dengan kantung teh, maka cara menyajikannya adalah dengan metode diseduh.
Caranya, daun teh gonda terlebih dahulu dimasukkan ke gelas/cangkir, baru diseduh dengan air panas.
"Harga teh Gobo Rp 15 ribu per kemasan. Satu kemasan isinya 35 gram dan bisa digunakan hingga 15 kali seduhan," lanjutnya.
Dari sisi nutrisi, dikutip dari website Fakultas Pertanian Universitas Udayana, teh Gobo memiliki kandungan klorofilin yang merupakan turunan dari zat klorofil yang berperan sebagai antioksidan aktif.
Teh ini bisa digunakan sebagai alternatif pengobatan untuk beberapa penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, peradangan, gangguan pankreas hingga iritasi lambung.
Editor : Nyoman Suarna