BALIEXPRESS.ID- Dalam rangka Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat Hibah Internal Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si., M.Si.,
melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan desa Singapadu Tengah kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar.
Pada pengabdian tahun ini, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, memberikan pengetahuan kepada membuat minyak gosok herbal dengan menggunakan bahan alami yakni Virgin Coconut Oil (VCO) dan Jahe.
Baca Juga: Bupati Gus Par Dorong Karangasem Jadi Lokasi Prioritas Program Kampung Nelayan Merah Putih
“Adapun alasan kami menggunakan bahan-bahan alami tersebut, karena kedua jenis bahan tersebut, karena kedua bahan tersebut memiliki khasiat untuk mengobati gatal-gatal, sampai rematik dan mampu memberikan rasa hangat dan bisa menghilangkan rasa pegal-pegal,” jelasnya.
Edukasi membuat minyak gosok secara mandiri dilakukan di banjar Abasan, karena menurutnya sebagian besar masyarakat banjar Abasan bekerja sebagai pegawai atau wiraswasta dengan jam kerja yang panjang.
Intensitas dan durasi kerja yang panjang dapat menimbulkan berbagai keluhan, termasuk masalah kesehatan.
Para orang tua di desa Banjar juga sering mengeluh tentang kondisi kesehatan, seperti sakit kepala, pegal di leher, nyeri otot dan sendi, sakit pinggang, dan rematik.
Dengan banyak masyarakat banjar Abasan menggunakan obat dari apotek dan obat yang digunakan seringkali mahal dan terbuat dari bahan buatan.
Karena itu, masyarakat Abasan sekarang lebih memilih jalan mencari obat alternatif alami yang murah dan bisa dibuat sendiri.
Baca Juga: Badah! Posko Makan Bergizi Gratis Jadi Sasaran Pencurian, Aksinya Terekam CCTV: Begini Kejadiannya
“Salah satu tren yang semakin populer adalah penggunaan minyak gosok herbal yang terbuat dari bahan alami dan diproses di rumah. Menyadari pentingnya perawatan kesehatan yang berkelanjutan dan alami, masyarakat semakin tertarik pada penggunaan produk rumahan yang ramah lingkungan,” ungkapnya.
Tujuan lain dilakukannya edukasi ini, dilanjutkan Sukma selain bisa digunakan secara mandiri oleh masyarakat,
Baca Juga: Habisi Seorang Ibu dalam Rumah di Jimbaran, Perampok Sadis Disidang, Segini Ancaman Hukumannya
Membuat minyak gosok jahe ini juga bisa menjadi sumber mata pencaharian baru bagi masyarakat Banjar Abasan.
Karena masyarakat yang sudah mendapatkan edukasi membuat minyak gosok ini bisa memproduksi minyak gosok jahe ini untuk kemudian dijual ke pasaran, sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan.
“Untuk itu, pada sesi pelatihan ini, selain kami ajarkan membuat minyaknya, kami juga berikan edukasi cara pengemasan yang baik sehingga minyak gosok ini layak jual,” tambahnya.
Editor : IGA Kusuma Yoni