Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peningkatan Perekonomian dan Kesejahteraan Indonesia Timur Melalui Pembangunan Papua

I Putu Suyatra • Rabu, 27 Maret 2024 | 13:23 WIB
JEMBATAN: Jembatan Youtefa yang berdiri megah di Papua.
JEMBATAN: Jembatan Youtefa yang berdiri megah di Papua.

Di akhir masa jabatannya, Presiden Jokowi tetap fokus pada peningkatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur. Salah satu langkahnya adalah pembangunan pabrik pupuk di Fakfak, Papua Barat, yang memiliki dampak positif dalam menciptakan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Pabrik pupuk ini diharapkan dapat berkontribusi pada swasembada pangan nasional, serta menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat setempat.

Pabrik pupuk di Kabupaten Fakfak dianggap sebagai proyek strategis nasional dalam industri pupuk. Meskipun pembangunannya baru dimulai pada tahun 2025, persiapan infrastruktur dasar seperti pembangunan pelabuhan dan persiapan lahan sudah dilakukan. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa pembangunan pabrik pupuk di Papua akan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan Indonesia Timur, sejajar dengan wilayah Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.

Selain itu, pembangunan Jembatan Kali Bian di Merauke yang sempat terhenti selama lebih dari 10 tahun akan dilanjutkan. Pembangunan ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas dan memperbaiki infrastruktur di daerah tersebut, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Terlepas dari itu, apresiasi diberikan kepada dua investor asal China yang berencana membangun smelter nikel dan pabrik pembuatan baja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Proyek ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Papua, dengan perkiraan lebih dari 3.000 tenaga kerja akan terserap.

Pemerintah terpilih periode 2024-2029, yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, diharapkan akan melanjutkan program hilirisasi sumber daya alam untuk mendukung investasi. Ini akan memastikan kelancaran proses investasi dengan menyediakan bahan baku yang cukup, infrastruktur pendukung, dan insentif ekonomi.

Pada tingkat lokal, perencanaan pembangunan harus memperhatikan kepentingan masyarakat di tingkat distrik dan desa. Ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, sehingga dapat mencapai kesejahteraan yang diinginkan. Dengan melibatkan aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, diharapkan pembangunan dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Semua elemen masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dan mendukung upaya pembangunan di Papua Barat Daya. Dengan sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat, diharapkan Papua Barat Daya dapat berkembang menjadi provinsi yang maju dan sejahtera, dengan perencanaan yang terkoordinasi baik antara tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.

Oleh : Engel Bertus (Mahasiswa Papua tinggal di Yogya)

Editor : I Putu Suyatra
#papua