Terminal Haji Soekarno-Hatta Diresmikan: Komitmen Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Jamaah Haji dan Umrah
I Putu Suyatra• Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:20 WIB
ilustrasi
Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi sejumlah menteri dan perwakilan Pemerintah Arab Saudi.
Layanan Haji dan Umrah Kini Lebih Nyaman dan Terintegrasi
Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam transformasi layanan ibadah haji. Menteri BUMN Erick Thohir menyebut langkah ini sebagai bentuk arahan Presiden Prabowo untuk menyelenggarakan perjalanan haji secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah.
Terminal 2F kini menjadi pusat layanan utama untuk calon jamaah haji dan umrah, dengan fasilitas lengkap yang dirancang khusus, terutama untuk jamaah lanjut usia.
Fasilitas Modern dan Lengkap untuk Jamaah
Terminal seluas 27.400 meter persegi ini terdiri dari tiga lantai dan mampu menampung hingga 6,1 juta penumpang per tahun. Dilengkapi dengan:
Masjid berkapasitas 3.000 jamaah
Ruang tunggu manasik
Lounge umrah luas
20 counter check-in
Sistem transportasi publik terintegrasi dengan bus dan kereta bandara
Salah satu fitur unggulan adalah program Makkah Route, di mana imigrasi Arab Saudi langsung hadir di Bandara Soetta melalui 10 konter khusus. Hal ini memungkinkan jamaah mendapat stempel imigrasi sebelum berangkat, mempersingkat antrean saat tiba di Tanah Suci.
Langkah Strategis Pemerintah dan Kolaborasi Lintas Sektor
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut terminal ini sebagai bentuk pelayanan baru yang lebih baik dan efisien. Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa pemerintah tak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga menekan biaya haji agar lebih terjangkau, terutama untuk jamaah lansia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga memuji kolaborasi berbagai pihak, termasuk Kementerian dan BUMN, yang berhasil mewujudkan terminal ini sebagai simbol pelayanan terbaik.
Kebanggaan Banten dan Simbol Diplomasi Indonesia–Arab Saudi
Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik keberadaan terminal ini yang berada di wilayahnya. Ia menyebutnya sebagai kebanggaan masyarakat Banten, apalagi Provinsi ini juga memiliki Asrama Haji Grand El Hajj yang tengah dipersiapkan sebagai embarkasi penuh.
Selain itu, kehadiran Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amudi, dalam peresmian ini menunjukkan eratnya hubungan bilateral dan kerja sama strategis dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Maskapai Nasional Siap Layani Jamaah
Maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines menjadi operator pertama yang menggunakan terminal ini. Diharapkan, dengan fasilitas baru ini, pelayanan maskapai semakin optimal dan nyaman bagi jamaah.
Penutup: Simbol Pelayanan Prima dan Kehormatan bagi Umat
Peresmian Terminal Khusus Haji dan Umrah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap spiritualitas umat Islam Indonesia. Pemerintah berupaya menghadirkan standar layanan terbaik sebagai negara dengan jamaah haji terbanyak di dunia.
Terminal 2F kini menjadi simbol pelayanan prima dan cerminan tekad pemerintah untuk memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh jamaah Indonesia. ***