Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen: Bukti Awal Keberhasilan Presiden Prabowo Dorong Konsumsi dan Investasi

I Putu Suyatra • Jumat, 8 Agustus 2025 | 19:58 WIB

ilustrasi
ilustrasi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12% pada kuartal II-2025 menjadi sinyal awal keberhasilan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong konsumsi serta investasi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ini menunjukkan akselerasi dibandingkan kuartal sebelumnya (4,87%) dan tahun lalu pada periode yang sama.

Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengungkapkan bahwa pertumbuhan didorong oleh dua komponen utama:

Dari sisi produksi, sektor jasa dan transportasi mengalami pertumbuhan tertinggi, memperlihatkan pemulihan kuat pada sektor tersier.

Strategi Pemerintah: Jaga Momentum Pertumbuhan dengan Stimulus Ekonomi

Untuk mempertahankan tren positif ini, pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi semester II-2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa fokus kebijakan tetap diarahkan pada:

Beberapa program unggulan meliputi:

Pemerintah juga mengantisipasi momen Natal dan Tahun Baru dengan menyediakan insentif sektor pariwisata seperti diskon transportasi dan penyelenggaraan event nasional, guna menjaga tingkat konsumsi akhir tahun.

Presiden Prabowo Luncurkan Lima Kelompok Kebijakan Ekonomi

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, Presiden Prabowo telah menyetujui lima kelompok kebijakan stimulus yang mencakup:

Semua kebijakan ini dirancang untuk langsung meningkatkan konsumsi rumah tangga, menjaga daya beli masyarakat, dan memperkuat ketahanan sosial-ekonomi.

Program Jangka Panjang: Fondasi Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Selain kebijakan jangka pendek, Presiden Prabowo juga mengusung program ekonomi jangka panjang seperti:

Program ini tidak hanya meningkatkan permintaan domestik, tetapi juga membuka peluang kerja baru, mengurangi pengangguran, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pemerintah menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pada Desil-1 dan Desil-2, sebagai prioritas penerima manfaat dari berbagai program strategis.

Kesimpulan: Pertumbuhan Ekonomi 5,12% Jadi Pondasi Menuju Stabilitas Nasional

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 merupakan hasil nyata dari kebijakan ekonomi Presiden Prabowo yang terukur dan adaptif. Melalui strategi berbasis konsumsi, investasi, dan stimulus langsung kepada masyarakat, pemerintah berhasil:

Dengan kolaborasi lintas kementerian, pelaku usaha, dan masyarakat, arah pembangunan ekonomi Indonesia berada pada jalur yang positif—tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. ***

Oleh: Dewi Lestari (Pemerhati Kebijakan Publik)

Editor : I Putu Suyatra
#pertumbuhan ekonomi