Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Konsorsium 303 Beredar, IPW Sebut Dibuat Oleh “Lawan” Ferdy Sambo

Nyoman Suarna • Sabtu, 20 Agustus 2022 | 19:36 WIB
Grafik Konsorsium 303 yang viral di media sosial
Grafik Konsorsium 303 yang viral di media sosial
JAKARTA, BALI EXPRESS- Konsorsium 303 mulai beredar beberapa hari lalu di jejaringan sosial media.  Konsorsium berupa grafik tersebut mengambarkan tentang hubungan Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303.

Pada gambar yang tersebar di twitter itu berisikan foto dan keterangan tugas sejumlah pejabat Polri termasuk Kapolda Metro Jaya Fadil Imran di bawah komando Ferdy Sambo. Tak hanya nama pejabat Polri, beberapa nama warga sipil yang berperan sebagai bandar dan juga seorang yang terkenal dengan nama Crazy Rich Surabaya.

Terkait dengan beredarnya Konsorsium 303, Sugeng Teguh Santoso selaku ketua dari Indonesia Police Watch IPW menyebut terdapat kelompok lain yang mencoba mengambil alih kekuasaan saat terdapat permasalahan pada Ferdy Sambo.

Sugeng menjelaskan beberapa waktu lalu tersebar jaringan judi online yang tersebar di masyarakat, meskipun tak jelas asalnya dari mana, namun terlihat ini merupakan jaringan yang sistimatis. Bagan jaringan yang tersebar di masyarakat tersebut merupakan model yang dibuat oleh Polisi dalam melakukan pemaparan sebuah kasus.

“Dokumen tersebut dibuat ‘lawan’ Ferdy Sambo di internal, mereka ingin menggusur Sambo dengan kelompoknya dengan cara penggalangan suara publik,” tabah Sugeng.

“Ini seperti melakukan sebuah akuisisi, di mana Sambo sedang dalam posisi lemah dan mereka ingin melakukan pengambilalihan posisi,” paparnya.

Terkait dengan geng mafia Ferdy Sambo yang berada dalam tubuh Polri, Sugeng mengatakan bahwa mereka terlihat memberikan perlawanan dalam pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J. Sugeng mengungkapkan bahwa berbagai cara dilakukan oleh kelompk atau geng ini dalam menghalangi pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J.

Mereka bergerak dengan sistematis di mana ada melakukan pelobian, merusak TKP, menyebarkan berita bohong, menghilangkan barang bukti serta menyebarkan dana.

. Editor : Nyoman Suarna
#Indonesia Police Watch #Kapolda Metro Jaya #Kekaisaran Sambo #Konsorsium 303