Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ini Alasan Ade Bhakti Aktif di Medsos, Camat Gajahmungkur yang Dimutasi karena Konten Nasi Goreng

Wiwin Meliana • Jumat, 4 Agustus 2023 | 19:00 WIB

Ade Bhakti aktif di media sosial Tiktok dan Instagram
Ade Bhakti aktif di media sosial Tiktok dan Instagram
BALI EXPRESS- Mantan Camat Gajahmungkur Semarang Ade Bhakti saat ini ramai diperbincangkan usai dimutasi dari jabatannya. Pencoptan itu diduga usai ia mengunggah konten nasi goreng di akun media sosialnya. Konten itu diduga menyindir lomba nasi goreng yang digagas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita).

Unggaran video yang berjudul "Nasi Goreng Inak-Inak" diduga bentuk sindiran Ade terhadap lomba nasi goreng ala Mbak Ita. Lomba tersebut dalam rangka HUT ke-78 Kota Semarang.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Boyolali, Diduga Sebagai Penyedia Bom Polsek Astanaanyar Bandung

Pria yang bernama lengkap Ade Bhakti Ariawan ini memang aktif bermedia sosial. Ia menggunakan TikTok dan Instagram sebagai sarana komunikasi dan pengaduan warganya.

Mengutip dari Jawa Pos Grup, pria kelahiran 30 Mei 1987 ini mengatakan, sengaja membuka pengaduan warga melalui media sosial, karena tidak semua warga Gajahmungkur memiliki nomor handphone ataupun nomor WhatsApp-nya.

Ia bercerita, awalnya akun TikTok dan Instagram itu digunakan untuk melepas stres dan lucu-lucuan saja. Khusus konten TikTok yang dibuat, awalnya dipakai untuk menghibur diri sendiri saat menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Baca Juga: Koster Usul Anggaran Desa Adat ke Pusat, DPRD Bali Berharap Ada Tambahan untuk Sektor Lain

"Dulu sih awalnya (pakai TikTok, Red) buat melepas stres selama isolasi mandiri. Biar nggak bosan, bikin konten lucu-lucuan," bebernya sambil tersenyum, dikutip Jumat (4/08).

Ade mengenang, saat itu ia membuat konten sulap. Ternyata konten tersebut viral. Apalagi ia mengajak dua anaknya ikut adu akting. Setali tiga uang, konten yang di TikTok kemudian di-upload di Instagram yang sudah dikenalnya sejak 2013.

"Nggak nyangka malah viral dan banyak yang nonton. Padahal niatnya melepas stres. Kalau pakai Instagram kan harus follow dulu, tapi kalau di TikTok kan enggak," ucapnya.

Pria yang sempat menjabat Kabid Kesenian Disbudpar Kota Semarang ini baru dilantik menjadi Camat Gajahmungkur sejak 24 Juni lalu. Ia pun menggunakan sosial medianya sebagai kanal pengaduan bagi warganya.

"Selain itu juga sebagai sarana edukasi ya. Misalnya ada gangguan atau temuan bisa melapor ke OPD terkait, seperti dokumen kependudukan dan lainnya," jelasnya.

Ketika membuat konten, Ade mengaku mengalir begitu saja. Kadang memang ada kata-kata yang lucu ketika melakukan komunikasi. Nah sisi lucu itulah yang coba ditonjolkan.  "Tujuannya sih sebagai bukti kalau jajaran Pak Wali Kota Hendrar Prihadi itu punya respon cepat kalau ada laporan atau masalah di lapangan," katanya.

Photo
Photo
Editor : Nyoman Suarna
#Camat Gajahmungkur #nasi goreng #Ade Bhakti Ariawan