Momen itu direkam oleh seorang guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Marhomulyo Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Namun warganet justru menyanyakan respon guru yang disebut mengejek bekel murid tersebut.
Mulanya si guru terlihat berkeliling untuk memeriksa makanan yang dibawa oleh murid-muridnya. Kemudian, bekal salah-satu murid mencuri perhatian si guru. Siswa tersebut terlihat membawa bekal yang tidak biasa. Dia membawa sekotak nasi dengan bekal ulat sagu sebanyak lima ekor.
"Uler iki, uler .Jan, jan, 2023 kok isih lawuh uler (2023 kok masih lauk ulat)," kata guru tersebut dikutip dari akun Instagram @pikology, Jumat (13/10).
Awalnya siswa itu dengan senyum tulus menunjukkan bekalnya kepada si perekam atau gurunya. Namun si guru pun menanyakan apakah ia tak gatal mengonsumsi makanan itu.
"Ngono kui ngko biduran pora le? (nanti gatal gak, nak?)" tanyanya.
Siswa laki-laki itupun menjawab bahwa ia tak masalah makan ulat sagu karena ia juga makan itu kemaren malam. Namun yang menjadi perhatian warganet adalah ekspresi siswa itu yang langsung menutup bekalnya.
"Engga, tadi malam saya makan," jawabnya dengan polos.
Baca Juga: Diminta Berdamai dan Nikahi Korban, Jero Dasaran Alit Beri Jawaban Menohok
Guru lainnya kemudian terlihat memberikan pembelaan dengan menyebut jika ulat sagu adalah makanan yang tinggi protein.
"Rapopo, wong proteine duwur (gapapa, proteinnya tinggi)," tuturnya.
Banyak yang menyayangkan sikap guru yang merekam momen tersebut karena dinilai merendahkan bekal yang dibawa siswanya.
“daripada ngejek mending beliin lauk pak,” komentar salah seorang warganet.
“Gemess, boleh spill sekolah dan nama gurunya min? itu guru kok ilmunya macam murid yang huek huek, nol attitude” imbuh warganet lain.
“Kan jadi ditutp lagi tuh kotak bekalnya, pentingnya ngajarin anak menghargai orang lain sedini mungkin, segeli gelinya ya ga sampe hoek hoek’in makanan orang lain loh ya,” jelas warganet lain.
Editor : Nyoman Suarna