Nama Audrey kembali trending usai beredar video klarifikasi dari pengurus BEM FMIPA UNY yang dituduh sebagai pelaku pelecehan terhadap seorang mahasiswi baru. Melalui akun Instagram pribadinya @mfah_rezzy membantah telah melakukan pelecehan seperti yang dituduhkan di media sosial.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Perkenalkan saya M. Fahrezy yang di FITNAH melakukan tindakan kekerasan seksual izin mengklarifikasi bahwa saya TIDAK melakukan tindakan kekerasan seksual seperti yang dituduhkan,” jelasnya.
"Saya juga telah melaporkan ke Polda DIY untuk menindaklanjuti semua pihak yang telah menuduh, menyebarkan, dan melakukan pengancaman kepada saya dan keluarga saya. Saya harap kepada semua pihak tidak memperkeruh keadaan,” tulisnya.
Video klarifikasi itupun diposting kembali oleh akun @pprleee di media sosial X. Unggahan tersebut pun membuat banyak warganet yang menyamakan kasus Audrey dengan kasus pelecehan BEM UNY saat ini. Pasalnya, warganet menganggap kasus pelecehan BEM UNY ini adalah prank semata dan hanya kebohongan yang dibuat-buat korban.
Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Audrey pada tahun 2019 silam.
“wkwkwkk gimana yg udah fafifu nyumpahi kemarin itu? terlalu terburu-buru memaki.. ternyata another audrey,” cuit akun @BangE***i.
“Kebaikan hati netijen dan gercepnya netijen dimanfaatkan Audrey V.2,” tulis akun @manggalakurnia.
Sebelumnya kasus Audrey sempat menghebohkan publik pada tahun 2019 silam. saat itu Audrey merupakan remaja asal Pontianak mengaku dibully oleh 12 remaja. selain dibully, Audrey juga mengaku mendapat pengeroyokan oleh 12 pelaku. kasus itu pun menyita perhatian publik karena merasa iba, namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata tidak ada tindakan pengeroyokan. publik pun merasa kena prank dengan kasus Audrey tersebut.
Editor : Wiwin Meliana