"Karena legecy yang luar biasa, maka layak Presiden Jokowi sesudah berhenti layak dijadikan Sekjen PBB," ucap Said, Senin (14/11/2022).
Menurutnya, selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi telah mendorong pemerintahan yang dipimpinnya untuk serius menghadapi perubahan iklim. Hal ini terlihat dari Presiden Jokowi yang menggalakkan pemakaian kendaraan listrik.
Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo beberapa bulan lagi akan meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu di Indonesia, tepatnya Oktober 2024 mendatang. Jokowi menuturkan seusai tak lagi sebagai Presiden RI ia ingin kembali ke kota kelahirannya, Solo.
Ia pun menjawab pertanyaan wartawan soal peluang dirinya menjadi pejabat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan menegaskan akan menjadi rakyat biasa.
"Ya jadi rakyat biasa, kembali ke Solo dan jadi rakyat biasa," ucapnya, Selasa (2/1).
Baca Juga: Bawaslu Tabanan Temukan 10 APK Caleg Rusak, Salah Satunya Milik Adi Wiryatama
Sementara itu, dari Antara, saat ini Sekjen PBB saat ini diduduki oleh Antonio Guterres. Ia dipastikan akan memimpin PBB hingga masa jabatannya berakhir walau Israel meminta dirinya mengundurkan diri setelah menyerukan pasal yang sangat jarang digunakan dari Piagam PBB saat merespons konflik di Palestina.
Editor : Wiwin Meliana