BALI EXPRESS- Rekaman CCTV kematian Dante telah dilihat oleh sang ayah, DJ Angger Dimas.
DJ Angger Dimas berusaha menahan amarahnya saat mengetahui putranya, Dante, tewas diduga ditenggalamkan YA, kekasih mantan istrinya Tamara Tyasmara.
DJ Angger Dimas menyebut kelakukan YA bukan seperti manusia.
Baca Juga: Rekaman CCTV Dante Diduga Sengaja Ditenggelamkan Kekasih Tamara Tyasmara Beredar, Warganet Geram!
"Itu bukan kelakukan manusia sih, sangat kelakukan manusia purba dan seperti binatang," tegasnya kepada wartawan dikutip dari Pojoksatu, Sabtu (10/02).
Pria yang sempat membuat single dengan Steve Aoki ini menyerahkan semua proses hukum ke kepolisian.
Dia memastikan akan terus berjuang demi mendiang putranya.
Angger mengaku tak kenal dengan YA. Apalagi, dirinya dan Tamara Tyasmara tak pernah komunikasi lagi sejak bercerai.
Jika dia ingin bicara dengan Dante, maka dia menelepon langsung putranya itu.
Dan, terakhir komunikasi dengan Dante terjadi dua hari sebelum kejadian maut itu.
Baca Juga: Berikut 5 Rekomendasi Air Terjun di Bali Cocok untuk Liburan Wisata Alam
"Saya komunikasi langsung sama anak saya. Kita (dirinya dan Tamara) tidak ada hubungan dua tahun ini. (Terakhir bicara dengan Dante) dua hari sebelum kejadian," ungkapnya.
Dia ingin kasus ini berakhir tuntas dan pelaku dihukum seberatnya.
"Saya sebagai bapak akan berjuang demi anak saya. Itu (meninggalnya Dante) sudah qadarullah, sekarang yang pasti hukum tetap berjalan," tukasnya.
Dimas mengungkapnya dirinya tahu kabar Dante meninggal dari keluarga Tamara.
Diapun melihat putranya di rumah sakit dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Dia melihat ada lebam di tangan kiri, hingga menduga putranya meninggal dengan tidak wajar dan meminta otopsi.
Dimas yang mendatangi Polda Metro Jaya hari ini, memastikan tidak ingin bertemu dengan YA. Dia hanya ingin proses hukum berjalan.
Sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya menangkap YA, kekasih Tamara Tyasmara setelah ditetap tersangka atas meninggalnya Dante. Dia dibekuk di rumahnya di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Editor : Wiwin Meliana