BALIEXPRESS.ID - Perseteruan antara Kadek Maharani Kemala Dewi dan Shandy Purnamasari semakin memanas seiring dengan kabar tak sedap mengenai pendepakan Maharani dari MS Glow.
Konflik ini diduga berakar dari tindakan Maharani Kemala yang membuat brand baru untuk dirinya sendiri secara diam-diam.
Tetapi Maharani Kemala justru angkat bicara, dan menyebut bahwa Shandy Purnamasari justru yang lebih dulu memulai membuat brand lain, sebelum dirinya.
Menurut Maharani Kemala, tuduhan bahwa dia membuat brand baru tanpa sepengetahuan Shandy memang benar.
Namun, Maharani mengklaim bahwa Shandy juga terlibat dalam pendirian brand baru bernama Skin Theory.
"Sebetulnya Shandy yang mulai membuat brand baru di luar MS Glow dengan nama Skin Theory," kata Maharani.
Dia mengakui bahwa Shandy Purnamasari tidak tampil mempromosikan bran baru bernama Skin Theory tersebut.
"Walaupun dia tidak pernah tampil mempromosikan brand itu, tapi kepemilikannya tidak dapat dibantah," jelasnya.
Dia melanjutkan, brand produk kecantikan Skin Theory merupakan milik Shandy Purnamasari yang tidak bisa dibantah.
"PT Kosmetika Global Indonesia milik Shandy adalah pembuat dan pemilik HAKI dari Skin Theory sejak 2020," jelas Maharani dikutip dari Jawapos.
Sebaliknya, Maharani Kemala yang merasa dikhianati, mengingat dia dan Shandy bersama-sama membangun MS Glow dari nol sejak 2016.
Namun, ketika bisnis tersebut meraih kesuksesan dan keuntungan yang signifikan, Maharani merasa dipinggirkan.
Surat yang diterima Maharani pada Februari 2024 lalu dari manajemen perusahaan Shandy menyatakan bahwa Maharani tidak diperbolehkan menggunakan nama MS Glow lagi dalam produk atau klinik.
Selain itu, Maharani juga dilarang mengakses akun Instagram @msglowbeauty, yang kabarnya dibuat oleh tim perusahaan Maharani.
Pemutusan hubungan secara sepihak ini terjadi setelah Shandy mendaftarkan HAKI untuk MS Glow tanpa melibatkan Maharani Kemala.
Perempuan asal Gianyar, Bali itu juga mengeluhkan kebijakan Shandy yang dinilai merugikan dan merendahkan martabatnya.
Yang bikin Maharani lebih kesal lagi adalah jaringan seller MS Glow kini harus melalui Shandy langsung. Padahal, jaringan seller itu yang membangun Maharani.
"Seluruh jaringan seller aku diharuskan membeli produk langsung ke perusahaan Shandy tanpa melewati aku. Padahal itu adalah jaringan seller yang dibangun dan dibina oleh aku. Jaringan seller aku menyumbang sales yang besar bagi Shandy, lebih besar daripada yang disumbangkan oleh jaringan seller Shandy," paparnya. ***
Editor : Y. Raharyo