BALIEXPRESS.ID-Sebuah video yang menunjukkan perlakuan kasar terhadap mahasiswa baru saat orientasi siswa (ospek) viral di media sosial, memicu kontroversi dan kecaman dari warganet.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @Heraloebss, terlihat seorang mahasiswi senior beralmamater biru membentak seorang mahasiswa perempuan yang duduk di tanah.
Dalam rekaman tersebut, sang senior meminta mahasiswa baru untuk pulang jika tidak mau mengikuti aturan ospek.
Ketika mahasiswa baru tersebut berusaha membantah dengan cara baik-baik, senior itu justru semakin marah, mengatakan, “Lu diam. Dulu Katong juga kena. Karmana lu pulang, ambil lu pu tas, pulang.”
Senior tersebut juga mengklaim bahwa pengalaman mahasiswa baru itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perlakuan yang diterimanya di masa lalu, termasuk menyebutkan bahwa mereka disuruh “minum oli” sebagai bentuk perpeloncoan.
Dari keterangan yang menyertai video, peristiwa ini diduga terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana ospek dilakukan dengan pendekatan semi militer.
Dalam cuitan tersebut, disebutkan bahwa para senior bersikap keras dalam melakukan perpeloncoan terhadap mahasiswa baru.
Baca Juga: Terjerat Kasus Impor Gula, Tom Lembong Ditetapkan Tersangka
Video ini langsung mendapat beragam reaksi dari warganet.
Banyak yang mengecam praktik perpeloncoan yang dianggap sudah usang dan tidak pantas, terutama di tahun 2024.
“Tahun kapan ini? 2024? Kok masih ada ya kasus perpeloncoan?” tulis salah satu netizen, mengungkapkan keheranannya.
Kasus ini kembali menyoroti perlunya reformasi dalam sistem ospek di perguruan tinggi, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang lebih positif dan mendukung bagi mahasiswa baru.
Baca Juga: 3 Zodiak Ini Berlimpah Energi Positif pada 30 Oktober 2024! Apakah Kamu Termasuk?
Perlakuan kasar semacam ini berpotensi menciptakan trauma dan berdampak negatif bagi perkembangan mereka di dunia akademis.
Editor : Wiwin Meliana