Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Intip Harta Kekayaan Natalius Pigai, Menteri HAM yang Jadi Sorotan Usai Minta Anggaran Rp 20 Triliun

Wiwin Meliana • Senin, 4 November 2024 | 14:47 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai jadi sorotan usai minta tambahan anggaran
Menteri HAM Natalius Pigai jadi sorotan usai minta tambahan anggaran

BALIEXPRESS.ID-Usai dilantik sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai langsung meminta tambahan anggaran sebesar Rp 20 triliun, yang segera menimbulkan kontroversi dan menjadikan kata kunci "20 T" trending di media sosial X.

Permintaan ini dianggap mencolok, mengingat kementeriannya sebelumnya hanya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 64 miliar.

Baca Juga: Profil Natalius Pigai; Menteri HAM yang Minta Anggaran Rp 20 Triliun, Awali Karier dari Tukang Parkir

Dalam penjelasannya, Pigai menegaskan bahwa anggaran yang diminta sangat penting untuk menyusun program pembangunan HAM yang komprehensif.

 Ia menilai anggaran yang ada saat ini tidak memadai untuk merealisasikan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menangani berbagai masalah hak asasi manusia di Indonesia.

"Kami berencana membangun 10 pusat studi HAM di seluruh Indonesia dan meningkatkan kesadaran HAM di 80 ribu desa," ujarnya dikutip dari Radar Kediri, Senin (04/11/2024).

Namun, usulan anggaran yang fantastis ini menuai kritik dari berbagai kalangan, dengan banyak yang mempertanyakan profil dan latar belakang Pigai.

Sebagai seorang aktivis asal Papua, Pigai memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan publik, termasuk 15 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Baca Juga: Tak Hanya Minta Anggaran Rp 20 Triliun, Menteri HAM Natalius Pigai Juga Minta 2.544 Pegawai

Ia juga dikenal sebagai anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012-2017.

Di akun Instagramnya, Pigai mengungkapkan bahwa ia dibesarkan dalam keluarga miskin dan pernah bekerja sebagai juru parkir.

Lahir di Paniai, Papua Tengah pada 25 Desember 1975, Pigai memiliki pengalaman yang beragam di bidang HAM, tetapi permintaannya untuk anggaran besar ini menimbulkan keraguan di kalangan publik.

Berdasarkan laporan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2019, total kekayaan Pigai tercatat sebesar Rp 4,37 miliar, dengan mayoritas harta terdiri dari surat berharga dan kas.

Baca Juga: Kembali Jadi Sorotan, Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Tak Punya Program 100 Hari Kerja

Ia tidak memiliki harta berupa tanah atau bangunan, dan hanya melaporkan satu kendaraan, yakni mobil CRV Jeep tahun 2011 seharga Rp 300 juta.

Perlu dicatat bahwa harta kekayaan Pigai kemungkinan telah mengalami perubahan sejak laporan terakhirnya, dan bisa jadi telah meningkat, mengingat banyak waktu telah berlalu sejak 2019.

 

Editor : Wiwin Meliana
#20 Triliun #anggaran #Menteri HAM #natalius pigai #harta kekayaan