BALIEXPRESS.ID-Nama Deden Imadudin Soleh kini tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam kasus pengamanan situs judi online (Judol) yang telah meraup keuntungan hingga puluhan miliar rupiah.
Deden yang dikenal memiliki jabatan strategis di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah digiring dengan mengenakan baju tahanan.
Baca Juga: Temui Dua Siswa Terlibat Tarung Bebas, AWK Janji Fasilitasi Ring Tinju; Kita Dukung Bakat Mereka
Kasus ini pertama kali mencuat pada Senin, 4 November 2024, setelah sejumlah unggahan di media sosial platform X (sebelumnya Twitter) memperlihatkan bukti keterlibatan Deden dalam skandal tersebut.
Beberapa akun media sosial mengungkapkan foto Deden yang sedang melaksanakan ibadah umrah dengan mengenakan jam tangan mewah yang diperkirakan senilai ratusan juta rupiah.
Salah satu akun, @MurtadhaOne1, menyebut Deden sebagai karyawan Komdigi (Komunikasi Digital Indonesia) yang menjadi salah satu tersangka pelindung situs judi online tersebut.
“Deden Imaduddin karyawan Komdigi yang jadi salah satu tersangka pelindung situs Judol. Hedon dan umroh pakai uang Judol,” tulis akun tersebut.
Para warganet juga menyoroti jam tangan mewah yang dikenakan Deden selama ibadah umrah.
Beberapa komentar bahkan menilai jam tersebut sebagai Rolex yang diperkirakan bernilai sekitar 400 hingga 500 juta rupiah, atau bahkan Hublot yang diperkirakan seharga 200 juta rupiah.
Salah satu pengguna media sosial menulis, “Rolex yang dia pake harganya 400-500an (juta) yang jam kedua kayaknya Hublot deh.”
Selain itu, Deden Imadudin diketahui memiliki jabatan penting sebagai Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika di Komdigi.
Namun, jabatan tersebut diduga disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi dan terlibat dalam pengamanan situs judi online yang ilegal.
Baca Juga: Pencurian Helm Terekam Video, Terduga Pelaku Bawa Anak dan Beraksi di Pemogan Bali
"Salah satu pejabat Komdigi yang ditangkap, Deden Imadudin Soleh, Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika," ungkap akun @PartaiSocmed.
Menariknya, selain perannya di Komdigi, Deden juga sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Sumedang dalam Pilkada 2024.
Namun, niat tersebut harus terhenti di tengah jalan setelah kasus ini mencuat. Deden juga diketahui memiliki pengaruh kuat di Sumedang, mengingat ibundanya merupakan anggota DPRD di daerah tersebut, yang turut memperburuk citra dirinya di mata publik.
Editor : Wiwin Meliana