Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan; Usai Tembak AKP Ulil, AKP Dadang Coba Habisi Kapolres

Wiwin Meliana • Senin, 25 November 2024 | 20:30 WIB

Proses pemakaman mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar
Proses pemakaman mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar

BALIEXPRESS.ID– Kasus penembakan yang melibatkan sesama polisi di Solok Selatan, Sumatera Barat, semakin memanas dengan terungkapnya aksi lanjutan yang dilakukan oleh pelaku, AKP Dadang Iskandar.

Setelah menembak mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar, Dadang diduga melanjutkan serangannya dengan menembaki rumah dinas Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti, pada Jumat (22/11/2024).

Kombes Andry Kurniawan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumbar, mengungkapkan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan tujuh peluru yang menghantam rumah dinas Kapolres.

Baca Juga: GEGER! Cabup Bengkulu Kena OTT, Gunakan Seragam Polantas Saat Diamankan, Begini Kata Polisi

“Berdasarkan olah TKP, ditemukan enam selongsong peluru di sekitar rumah dinas Kapolres. Proyektil juga ditemukan, menunjukkan tembakan mengarah langsung ke rumah Kapolres,” jelas Andry pada Sabtu (23/11/2024), dikutip dari Kaltim Post.

Dari temuan tersebut, ditemukan empat proyektil utuh di rumah tersebut, sementara satu proyektil lainnya berupa serpihan.

Hal ini menambah dugaan bahwa Dadang memang berniat menyerang Kapolres secara langsung. Menurut Andry, saat penembakan terjadi, Kapolres Arief Mukti berada di dalam rumahnya.

“Pak Kapolres berada di dalam rumah saat penembakan terjadi. Dari olah TKP, arah tembakan memang satu sasaran, namun investigasi lebih lanjut masih kami lakukan,” tambahnya.

Baca Juga: Diduga Ganggu Pengendara, Polsek Denpasar Barat Amankan Dua Manusia Silver di Simpang Jalan Mahendradatta

Penembakan kedua ini terjadi hanya sekitar 20 meter dari lokasi penembakan pertama terhadap AKP Ryanto Ulil Anshar, yang terjadi di parkiran Polres Solok Selatan.

Penembakan terhadap AKP Ulil diduga terkait dengan kasus tambang galian C ilegal di Solok Selatan, di mana korban baru saja menangkap pelaku tambang ilegal.

Aksi tersebut memicu kemarahan Dadang, yang akhirnya melakukan penembakan fatal terhadap rekan seprofesinya.

Baca Juga: Dinas Kominfosanti Buleleng Pastikan Jaringan Internet Stabil di Semua TPS untuk Pilkada 2024

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kedua insiden ini, sementara motif pasti dari serangan lanjutan terhadap Kapolres Solok Selatan sedang dalam tahap investigasi lebih lanjut.

 

Editor : Wiwin Meliana
#AKP Dadang Iskandar #kapolres #polres solok selatan #polisi tembak polisi