Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sinergitas Antar Instansi Kunci untuk Berantas Narkoba dan Tingkatkan Literasi Masyarakat

I Putu Suyatra • Sabtu, 7 Desember 2024 | 04:05 WIB
Foto Ilustrasi: Pabrik Narkoba
Foto Ilustrasi: Pabrik Narkoba

BALIEXPRESS.ID – Perang melawan narkoba membutuhkan kolaborasi antar berbagai pihak. Dalam upaya meningkatkan literasi dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, sinergitas antar instansi menjadi kunci penting. Hal ini disampaikan dalam acara Fasilitasi Desa Bersih Narkoba, yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait dalam menciptakan Indonesia bebas narkoba.

Kemendes PDT Tegaskan Pentingnya Peran Desa dalam Pencegahan Narkoba

Luthfy Latie, Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan peran aktif pemerintah desa dalam pemberantasan narkoba. Melalui Fasilitasi Desa Bersih Narkoba, Kemendes PDT berharap dapat memberi pemahaman menyeluruh kepada pemerintah daerah dan desa tentang strategi kebijakan serta langkah pencegahan yang efektif.

“Kami ingin agar setiap desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba,” ujar Luthfy. Beliau juga menambahkan bahwa pencegahan lebih penting dilakukan daripada menangani dampak narkoba yang telah meluas. Oleh karena itu, Kemendes PDT mendukung penggunaan dana desa untuk kegiatan preventif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya pencegahan sejak dini.

LAN Kota Tangerang: Sinergitas Antar Lembaga Jadi Kunci Sukses

Di tempat terpisah, Helmy Halim, Ketua Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kota Tangerang, menegaskan pentingnya kerjasama antara berbagai lembaga dalam memerangi narkoba. Masalah narkoba kini menjadi ancaman besar bagi Indonesia, yang berada di zona merah peredaran narkoba dengan angka pengguna yang terus meningkat. LAN Kota Tangerang siap memperkuat kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan sinergitas dan melaksanakan Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Helmy juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk bersatu dalam menjalankan P4GN. “Masalah narkoba tidak hanya dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi juga memerlukan peran aktif dari lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, serta seluruh elemen masyarakat,” kata Helmy.

Harapan untuk Masyarakat yang Lebih Peduli dan Aktif

Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, BNN, dan organisasi terkait, diharapkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkoba dapat semakin meningkat. Masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan lebih peduli dan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang kini semakin merajalela.

Pemberantasan narkoba memang tidak mudah, tetapi dengan sinergitas antar instansi dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, Indonesia dapat mewujudkan cita-cita negara bersih narkoba dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika. *** 

 
Editor : I Putu Suyatra
#narkoba