BALIEXPRESS.ID-Sutarno, yang lebih dikenal dengan nama Pak Tarno, adalah sosok pesulap legendaris yang pernah menghibur banyak orang di Indonesia lewat layar kaca.
Dikenal dengan jargon khasnya, "bimsalabim jadi apa prok prok prok," Pak Tarno telah menjadi bagian dari sejarah hiburan tanah air.
Namun, saat ini kehidupan Pak Tarno mengalami perubahan drastis.
Baca Juga: Marak Undian Berhadiah Fantastis; Pendaftaran Murah, Jumlah Peserta Tak Masuk Akal, Begini Kata AWK
Pak Tarno kini berjualan ikan cupang dan mainan anak di sekitar Jalan Warakas 1, Gang 1, Jakarta Utara.
Ia menjajakan dagangannya sambil duduk di kursi roda akibat kondisi kesehatannya yang menurun.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @roamiegoetzmuller, terlihat Pak Tarno tampak kurus dan lemah, mengenakan pakaian sederhana yang sudah lusuh.
Dalam video tersebut, pemilik akun mengajak warganet untuk mendekat dan membeli ikan cupang, ikan lele, ikan gabus, dan ikan sepat yang dijual oleh Pak Tarno.
"Oke teman-teman merapat nih, Pak Tarno jualan ikan cupang dan ikan lele, ada ikan gabus, sepat nih ya dan macam-macam. Datang aja kalau yang mau, bisa foto-foto juga bareng beliau ya," ujarnya dalam video tersebut.
Meskipun berada dalam kondisi yang memprihatinkan, Pak Tarno tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan.
Penampilannya yang sangat berbeda dari masa kejayaannya sebagai pesulap legendaris membuat banyak netizen merasa prihatin.
Mereka mengungkapkan rasa simpatinya melalui komentar di media sosial.
"Ya Allah pangling liat Pak Tarno sekarang," tulis akun @afise***. Sementara akun @thehun*** menulis, "Kasihan lihat Pak Tarno sekarang, di masa tuanya masih berjuang bertahan hidup. Semoga sehat selalu, Pak Tarno."
Baca Juga: Curi Motor dan Ganti Plat Nomor, ITM Diamankan Polsek Denpasar Timur
Pak Tarno, yang dahulu dikenal dengan pesona dan keterampilan sulapnya, kini harus berjuang keras untuk hidup di tengah kesulitan kesehatan.
Banyak warganet yang berharap ada pihak yang bersedia memberikan bantuan kepada Pak Tarno agar ia bisa menikmati masa tuanya dengan lebih baik.
Editor : Wiwin Meliana