BALIEXPRESS.ID-Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari seorang pegawai BPJS Kesehatan yang mengungkapkan bahwa dirinya justru mendapatkan fasilitas asuransi swasta oleh kantor tempatnya bekerja.
Pegawai tersebut justru tidak menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang menjadi tanggung jawab institusinya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan publik setelah tangkapan layar percakapan di Instagram Story milik akun @drg.mirza tersebar di X.
Dalam percakapan yang viral, pegawai BPJS tersebut berusaha membela citra BPJS Kesehatan yang sering mendapat kritik tajam dari masyarakat terkait kualitas pelayanannya.
Namun, pengakuannya justru menambah keheranan publik.
Ia menyatakan bahwa pegawai BPJS Kesehatan, termasuk dirinya, diberikan asuransi swasta non-BPJS karena alasan kecepatan pelayanan.
Baca Juga: Kondisi Toilet di Penelokan Viral, Ketua Komisi II DPRD Bali Beri Solusi Begini
"Izin dok, sebagai karyawan BPJS kami memang dapat asuransi swasta non-BPJS dari kantor, karena mungkin alasan kecepatan pelayanan. Jadi bukan karena BPJS jelek ya dok, mohon di klarifikasi," tulis pegawai tersebut dikutip pada Selasa (07/01/2025).
Pernyataan ini memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat, yang mempertanyakan mengapa sebuah institusi yang seharusnya menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat, justru memilih untuk memberikan fasilitas asuransi lain kepada pegawainya.
Banyak pihak merasa bahwa kebijakan ini menciptakan kesan inkonsistensi dalam pengelolaan layanan kesehatan di Indonesia.
Unggahan tersebut langsung mendapat reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk seorang dokter dengan akun Instagram @drg.mirza.
Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Bangunan Pura Manik Batu di Banjar Muding Kelod, Kuta Utara
Melalui unggahan yang penuh kekecewaan, ia menyatakan bahwa masyarakat yang membayar iuran BPJS Kesehatan justru merasa dirugikan dengan adanya fasilitas asuransi swasta yang diberikan kepada pegawai BPJS.
"Lah kami-kami ini berarti bayar iuran BPJS selain untuk menggaji bapak atau ibu yang kerja di sana, juga masih harus bayarin asuransi swastanya bapak/ibu dong. Pantas naik terus dong ya iuran yang harus kami bayar," tulis @drg.mirza dengan nada kesal.
Reaksi dari masyarakat juga sangat beragam. Beberapa netizen merasa kecewa dan mempertanyakan apakah kebijakan ini mencerminkan keseriusan BPJS dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi rakyat.
Banyak yang menyatakan bahwa jika pegawai BPJS saja tidak mempercayai fasilitas yang mereka kelola, bagaimana masyarakat bisa merasa aman dan puas dengan layanan yang diberikan?
Editor : Wiwin Meliana