BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Kadis Perindagkop) Halmahera Barat, Demisius Onasis Boky.
Video dugaan penganiayaan yang dilakukan Kadis Perindagkop Halmahera Barat dengan durasi 1 menit, viral di berbagai media sosial.
Baca Juga: WADUH Kasus Cerai di PN Denpasar Tinggi, 1155 Perempuan Jadi Janda pada 2024, Ada yang Karena Bosan
Salah satunya dibagikan oleh akun @arsimuba pada Rabu (09/01/2025).
Dalam video tersebut terlihat Kadisperindagkop terlibat baku hantam dengan seorang laki-laki yang dilerai oleh seorang pria lainnya.
Aksi tak terpuji ini diduga dilakukan Kadis lantaran tak terima dirinya didemo soal kelangkaan BBM dan dugaan pungutan liar.
Baca Juga: Koster-Giri Resmi Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Terpilih 2025-2030
Penganiayaan diduga lantaran pelaku tak terima mendapatkan protes dari korban, Hardi Ja'far, terkait kelangkaan bahan bakar.
Saat ini Demisius sudah diamankan oleh kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.
"Sudah kami terima laporan dari korban atas dugaan penganiayaan atau pengeroyokan. Kami sudah lakukan pemeriksaan korban serta saksi. Sementara oknum kadis dan stafnya sudah diamankan," ujar Kapolres Halmahera Barat, AKBP Erlichson Pasaribu.
Sontak saja video aksi kekerasan itu mendapat beragam tanggapan negatif dari warganet di media sosial.
Baca Juga: Dugaan Aksi Pengeroyokan di Jalan Nangka Bali, Video Keributan Viral di Media Sosial
Mereka menyayangkan aksi tak terpuji yang dilakukan oleh seorang pemimpin.
“Kepala dinas ini cocok untuk gaya bebas di atas ring, tidak cocok untuk kepala dinas, kepala dinas menggunakan otak bukan otot,” tulis akun @zainuddinmoge.
“Yang mukul siapa yang dipegangin siapa? Ini mah pengeroyokan,” tulis akun @omdedes_23.
“Itu ajudannya juga harus diamankan, terlihat jelas menahan pergerakan korban untuk dipukuli,” tulis akun @popoisiregar
Editor : Wiwin Meliana