Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NAH KHAN! Karyawan PT Timah Minta Maaf Setelah Video Diduga Hina Honorer Viral

Wiwin Meliana • Senin, 3 Februari 2025 | 16:42 WIB

Seorang karyawan PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, akhirnya minta maaf
Seorang karyawan PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, akhirnya minta maaf

BALIEXPRESS.ID-DCW, seorang karyawan PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah video parodinya yang diduga menghina profesi honorer pengguna layanan BPJS Kesehatan viral di media sosial.

Baca Juga: Polemik Visual Dewa Siwa di Beach Club Bali, Arya Wedakarna Segera Panggil Manajemen, Siap Beri Teguran

 Video tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, terutama dari kelompok profesi honorer yang merasa terhina.

Dalam video permintaan maaf yang diunggah di media sosial, DCW menegaskan bahwa niatnya tidaklah untuk menyinggung pihak manapun.

“Untuk pihak-pihak yang merasa terganggu atas video atau POV (point of view) konten yang saya buat, saya meminta maaf. Tidak ada maksud untuk menyinggung profesi atau organisasi tertentu,” ujarnya.

Baca Juga: Sekaa Teruna Eka Budhi Selenggarakan Lomba Ceki, 123 Kupon Ludes Terjual

DCW juga menegaskan bahwa konten yang diunggahnya adalah pandangan pribadinya dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja.

"Konten yang ada di akun saya adalah sudut pandang pribadi dan tidak berhubungan dengan PT Timah Tbk. Itu adalah akun pribadi saya," tambahnya.

Sementara itu, PT Timah Tbk sebagai perusahaan tempat DCW bekerja turut menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat unggahan tersebut.

Dalam pernyataan resminya, perusahaan menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai etika, harmoni, dan saling menghormati dalam lingkungan kerja.

"Kami sangat menyesalkan dan menyayangkan kegaduhan yang telah timbul akibat unggahan tersebut. Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu atas aktivitas media sosial salah satu karyawan kami yang diduga mendiskreditkan pihak tertentu," tulis manajemen PT Timah Tbk.

Baca Juga: Profil Anggota DPRD Klungkung I Nengah Ary Priadnya, Amalkan Ideologi Bung Karno

Pihak perusahaan juga menegaskan bahwa pernyataan dalam video DCW tidak mencerminkan nilai dan budaya kerja PT Timah Tbk.

Perusahaan memastikan bahwa seluruh karyawan, termasuk DCW, menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan masyarakat umum sesuai kelas kepesertaan masing-masing, tanpa ada perbedaan layanan.

"Karyawan PT Timah Tbk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan sebagaimana masyarakat lainnya," ungkap perwakilan perusahaan.

PT Timah Tbk juga mengumumkan bahwa mereka akan mengambil langkah tegas terhadap DCW sesuai dengan ketentuan yang berlaku di perusahaan. "Perusahaan telah memanggil yang bersangkutan dan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan kekaryawanan yang berlaku," tegas manajemen.

Baca Juga: Potensi Badai Tropis Terjadi di Perairan Tabanan, Nelayan Diimbau Libur Melaut

Sebagai langkah preventif, PT Timah Tbk menekankan akan terus melakukan edukasi dan internalisasi kepada seluruh karyawan agar lebih bijak dalam bermedia sosial serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan.

Setelah video tersebut viral dan mendapat kecaman, akun TikTok milik DCW kini telah digembok, menandakan bahwa ia telah menutup akses terhadap konten tersebut.

Dengan permintaan maaf yang telah disampaikan, baik oleh DCW maupun PT Timah Tbk, diharapkan polemik ini bisa mereda dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait etika berkomunikasi di media sosial.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#pt timah #honorer #hina #minta maaf #karyawan