Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Sopir Truk Dikejar Polisin Diduga Bawa Narkoba, Ternyata Hanya Muat Pisang

Wiwin Meliana • Jumat, 7 Februari 2025 | 20:45 WIB

Seorang sopir truk dikejar oleh oknum polisi
Seorang sopir truk dikejar oleh oknum polisi

BALIEXPRESS.ID-Sebuah video viral di media sosial X memperlihatkan momen seorang sopir truk yang dihentikan oleh petugas kepolisian di jalan tol karena diduga membawa narkoba.

Namun, setelah diperiksa, muatan truk tersebut ternyata hanya berisi pisang.

Video yang diunggah oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus itu memperlihatkan petugas yang terdengar berteriak, "Bawa sabu kamu?" sebelum akhirnya sang sopir menunjukkan isi muatan truknya yang penuh dengan pisang.

Baca Juga: UN Kembali Digelar November 2025, PPDB Berubah Jadi SPMB dengan Sistem Domisili

Peristiwa ini pun memicu perdebatan publik terkait prosedur penggeledahan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Dalam unggahannya, Jhon mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dalam pemeriksaan di lapangan.

"Btw, SOP penggeledahan emang seperti ini ya?" tulis Jhon di akun X @JhonSitorus_18 pada 6 Februari 2025.

Jhon menyayangkan sikap yang diperlihatkan petugas, yang menurutnya tidak mencerminkan tugas untuk mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat.

Baca Juga: PC KMHDI Buleleng Kecam Visual Dewa Siwa di Klub Malam, Minta Proses Hukum Berjalan

Ia juga menyoroti tindakan aparat yang tidak memperkenalkan diri dengan lengkap serta tetap mengenakan masker saat berinteraksi dengan pengemudi.

"Bukankah harus memperkenalkan diri lengkap dengan nametag dan buka masker ya? Ga sopan banget sama tuannya (rakyat)," kritiknya.

Setelah mengetahui muatan truk hanya berisi pisang, petugas tersebut kemudian mencari kesalahan lain dan mengalihkan perhatian pada sabuk pengaman sopir.

"Kalau emang awalnya masalah sabuk pengaman, ya tindak tilang dengan dakwaan sabuk pengaman aja, jangan tuduh macam-macam," imbuhnya.

 Baca Juga: Disdikpora Bali Sebut Proses Belajar Mengajar Selama Ramadan 2025 Dilaksanakan Mandiri, Guru akan Beri Penugasan

Jhon juga menyoroti situasi dalam video yang memperlihatkan kepanikan sopir dan anaknya akibat pengejaran yang dilakukan aparat layaknya memburu buronan kelas kakap.

"Wajar dia panik, ngejarnya aja kayak buronan kelas kakap. Ada anaknya pula, jangan hadirkan trauma kepada anaknya," cetusnya.

Lebih lanjut, ia juga meragukan apakah petugas memberikan penjelasan kepada anak sang sopir mengenai alasan ayahnya dihentikan secara dramatis.

"Dijelaskan ga tuh kepada anaknya alasan polisi mengejar bapaknya? Tanggung jawab kalian harus sampai ke sana gitu lho," tandasnya.

Baca Juga: Bali Mulai Terik, Beban Puncak Listrik Naik ke 1.189,2 MW, Diprediksi Tembus 1.200 MW Februari Ini

Unggahan ini mendapat respons luas dari warganet, dengan banyak yang mempertanyakan profesionalisme aparat dalam melakukan pemeriksaan. Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 742 ribu kali serta mendapat ribuan komentar dan retweet dari pengguna X lainnya.

Editor : Wiwin Meliana
#sopir truk #narkoba #Kepolisian #pisang