BALIEXPRESS.ID-Nama Wiwiek Hargono mendadak viral setelah dirinya disebut-sebut memilih mengungsi di Hotel Horison Bekasi bersama suaminya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, saat banjir besar melanda kota tersebut.
Keputusan pasangan tersebut untuk mengungsi di hotel berbintang ini menuai kritik tajam dari warganet, yang merasa tindakan tersebut tidak pantas di tengah bencana yang merendam ribuan rumah dan memaksa warga mengungsi ke posko darurat dengan fasilitas seadanya.
Baca Juga: Nyaris Dibegal di Pagi Buta, Wayan Duryani Klarifikasi; Tak Akan Lapor Polisi Karena Hal Ini
Bencana banjir yang melanda Kota Bekasi sejak 3 Maret 2025 telah menyebabkan delapan kecamatan terendam, dengan ribuan warga terpaksa mencari perlindungan di posko pengungsian yang minim fasilitas.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi dan istrinya justru memilih mengungsi di hotel berbintang 4.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun X @mdy_asmara1701, seorang wanita menjelaskan bahwa Wiwiek Hargono mengungsi ke Hotel Horison karena rumahnya terendam banjir.
"Ibu wali kota kita rumahnya kebanjiran guys, jadi nginepnya di Horison," ujar wanita tersebut dalam video yang diunggah pada Rabu, 5 Maret 2025.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet.
Banyak yang mempertanyakan sumber dana yang digunakan Wiwiek untuk menginap di hotel mewah, sementara ribuan warga lainnya harus berjuang di posko pengungsian yang minim fasilitas.
"Kenapa nggak sama warganya berbaur di tempat pengungsian?!" tulis akun @/widy1892, yang mencerminkan kekecewaan publik terhadap tindakan tersebut.
Wiwiek Hargono sebenarnya bukan sosok yang asing dalam dunia organisasi sosial di Kota Bekasi.
Ia menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi, Ketua Forum Jabar Bergerak Kota Bekasi, dan Ketua Forum Kota Bekasi Sehat.
Namun, keputusannya untuk mengungsi di hotel berbintang saat banjir besar justru membuat publik mempertanyakan empatinya terhadap warga yang terdampak.
Baca Juga: Strategi Atasi Sampah Klungkung dalam 100 Hari, Bupati Satria Bakal Gunakan Mesin Pengolah Sampah
Dalam unggahan Instagram terbarunya pada Selasa, 4 Maret 2025, Wiwiek mengklaim bahwa ia harus segera melakukan evakuasi untuk tetap bisa membantu masyarakat.
"Di saat banjir semakin tinggi, segera saya evakuasi diri agar tetap bisa bergerak untuk masyarakat. Bersama para relawan dan tim yang bertugas, berupaya membantu penanganan banjir di Kota Bekasi," tulisnya.
Namun, pernyataan tersebut justru semakin memicu kemarahan warganet, yang merasa bahwa alasan Wiwiek untuk mengungsi ke hotel tidak relevan, mengingat banyak warga yang justru bertahan di pengungsian dengan keadaan darurat.
Baca Juga: Tak Hanya Jarah Telur, Warga Diduga Ambil Dompet dan HP Kernet yang Meninggal
Keputusan ini menambah polemik terkait tanggung jawab dan empati pejabat publik dalam situasi bencana, dan seberapa penting bagi mereka untuk berbaur dengan warga yang tengah kesulitan.
Editor : Wiwin Meliana