Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Insiden Oknum Polisi Patwal Senggol Pengendara, Kasatlantas Sebut Sedang Kawal Teman Lama

Wiwin Meliana • Selasa, 18 Maret 2025 | 15:21 WIB

Kasatlantas Polres Bogor beri klarifikasi soal insiden oknum polisi patwal senggol pengendara
Kasatlantas Polres Bogor beri klarifikasi soal insiden oknum polisi patwal senggol pengendara

BALIEXPRESS.ID-Sebuah video yang menunjukkan insiden antara anggota polisi Patwal (Patroli dan Pengawalan) dan pengendara motor di Jalur Puncak, Bogor, viral di media sosial dan menuai banyak perhatian publik.

Baca Juga: Profil 3 Polisi yang Ditembak saat Gerebek Judi Sabung Ayam di Lampung, Bripka Petrus Meninggal Sehari setelah Ultah

Dalam video tersebut, tampak oknum Patwal yang mengawal mobil mewah Toyota Alphard diduga menyenggol pengendara motor hingga terjatuh ke selokan.

Kejadian ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, menambah daftar kontroversi yang melibatkan aparat kepolisian.

Dalam rekaman video, terlihat anggota Patwal mengawal mobil dengan plat nomor sipil yang diduga milik seseorang yang memiliki kedudukan atau akses tertentu.

Baca Juga: Soal Penyitaan Kendaraan dalam Tilang; Korlantas Polri Pastikan Informasi Tidak Benar

Peristiwa ini memicu kemarahan warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, menganggap tindakan tersebut sebagai kelalaian dan ketidakpatuhan terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menanggapi insiden ini, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor, AKP Rizky Guntama Ganda, memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Rizky menjelaskan bahwa anggota Patwal tersebut sebenarnya sedang mengawal teman lamanya yang kebetulan bertemu di jalur Puncak.

"Memang awalnya mau silaturahmi, tetapi ternyata ketemu dari bawah (Gadog) sekalian diboyong ke atas ke tempatnya yang dikawal," ujar AKP Rizky, Sabtu (15/3), sebagaimana dikutip dari Radar Bogor (Grup JawaPos).

Baca Juga: Kodam Sriwijaya Bentuk Tim Investigasi Pascainsiden Penembakan Tiga Polisi saat Gerebek Judi Sabung Ayam di Lampung

Namun, saat ditanya mengenai jumlah orang yang berada dalam mobil Toyota Alphard putih tersebut, Rizky mengaku belum mengetahui detailnya dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Jalur Puncak, yang terkenal dengan kemacetan panjang, terutama pada akhir pekan dan musim liburan, seringkali menjadi sorotan.

Tidak sedikit masyarakat yang mengetahui bahwa sejumlah orang dengan kemampuan finansial tertentu dapat meminta pengawalan Patwal untuk memperlancar perjalanan mereka.

Meski demikian, AKP Rizky menegaskan bahwa pengawalan Patwal hanya diberikan berdasarkan urgensi yang sesuai dengan prosedur.

"Untuk SOP (Standar Operasional Prosedur) sendiri, pengawalan hanya diberikan dalam kondisi darurat, seperti ambulans, pemadam kebakaran, atau kendaraan sipil yang benar-benar membutuhkan bantuan khusus, seperti membawa orang sakit atau keperluan lainnya yang sesuai dengan undang-undang," jelasnya.

Baca Juga: Kodam Sriwijaya Bentuk Tim Investigasi Pascainsiden Penembakan Tiga Polisi saat Gerebek Judi Sabung Ayam di Lampung

AKP Rizky juga menyatakan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh anggota Patwal di wilayah Polres Bogor.

"Saya sudah memberikan arahan. Jika kejadian serupa terulang, saya akan menindak tegas sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku," tambahnya.

Saat ini, anggota Patwal yang terlibat dalam insiden tersebut telah diperiksa dan untuk sementara diberhentikan dari tugasnya hingga investigasi lebih lanjut selesai.

"Anggota saat ini sudah diperiksa dan diberhentikan sementara dari tugasnya selama pemeriksaan berlangsung," tutup AKP Rizky.

Kasus ini terus menjadi sorotan masyarakat, dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan tindakan tegas bisa diambil terhadap oknum yang tidak mematuhi prosedur yang ada.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pengendara #polres bogor #Kawal #Polisi Patwal #senggol